BOGOR, TIME TODAY – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Tengah tahun 2021 digelar secara virtual yang diikuti 11 Kelurahan se-Bogor Tengah. Musrenbang dibuka langsung Wali Kota Bogor Bima Arya.

Dalam eksposenya, Camat Bogor Tengah Abdul Wahid memaparkan gambaran umum kondisi wilayah serta masyarakat dan program pembangunan di Bogor Tengah, diantaranya penataan bantaran sungai Ciliwung di wilayah Kelurahan Sempur, dan Babakan Pasar melalui program Naturalisasi Sungai Ciliwung

Baca Juga :  Pemkab Bogor Ekspose Program Kompetitif ke Pemprov Jabar

“Program ini harus dilakukan melalui pendekatan dengan masyarakat setempat yang melibatkan lintas sektoral karena dampak dari program ini tidak hanya bagi Kota Bogor tetapi juga warga Jakarta,” kata Wahid, saat musrenbang tingkat kecamatan Bogor Tengah, Minggu (14/2/2021) kemarin.

Salah satu problema klasik di wilayah Bogor Tengah, sambung Wahid, adalah keberadaan pedagang kaki lima yang banyak menempati area-area publik seperti trotoar dan jalur hijau. Upaya yang sudah dilakukan adalah merelokasi para pedagang, seperti dikawasan Jalan Malabar dan relokasi PKL di Jalan Pengadilan.

Baca Juga :  Hari ini, Abu Bakar Ba'asyir Resmi Bebas

“Relokasi PKL di kawasan ini selain untuk memfungsikan kembali trotoar dan jalur hijau juga untuk normalisasi saluran air atau drainase yang selama ini tersumbat karena tertutup oleh PKL,” paparnya.

Tinggalkan Balasan