Hati-Hati! Ini 6 Istilah Lemak Babi yang Perlu Diketahui Muslim

Dalam dunia kuliner, lemak babi memiliki beberapa istilah yang perlu diketahui
lemak babi (istock/Liudmila Chernetska)

TIMETODAY.ID — Dalam dunia kuliner, lemak babi memiliki beberapa istilah yang perlu diketahui, terutama bagi umat Muslim. Selain dikenal sebagai lard, terdapat pula istilah lain seperti lardo dan salo yang merujuk pada jenis lemak babi dengan karakteristik berbeda.

Dalam ajaran Islam, babi dan segala olahannya, termasuk minyak serta lemaknya, diharamkan untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, penting bagi Muslim untuk memahami berbagai istilah yang digunakan dalam industri makanan agar dapat menghindari bahan yang tidak halal.

Secara umum, istilah lard sering digunakan untuk menyebut lemak babi yang telah dilelehkan. Namun, selain lard, ada beberapa istilah lain yang juga merujuk pada produk berbahan dasar lemak babi.

Advertisement

Jenis-Jenis Lemak Babi

  1. Lard
    Lard adalah istilah paling umum untuk menyebut lemak babi yang telah dilelehkan dan dipadatkan kembali. Lemak ini sering digunakan dalam proses memasak, seperti menggoreng, memanggang, atau sebagai pengganti mentega dalam pembuatan kue.
    “Lard memiliki titik asap yang tinggi, sekitar 370ºF atau 188ºC, sehingga cocok untuk memasak dengan suhu tinggi seperti menggoreng,” kata seorang ahli kuliner.
  2. Fatback
    Fatback merujuk pada lemak keras yang berasal dari bagian punggung babi. Berbeda dengan lard yang sudah dilelehkan, fatback biasanya digunakan dalam bentuk padat, baik dipotong, diiris, atau digiling. Lemak ini kerap dimanfaatkan dalam pembuatan sosis dan charcuterie seperti salami serta mortadella.
  3. Lardo
    Lardo merupakan lemak babi yang diawetkan dengan garam dan rempah-rempah, kemudian dibiarkan selama beberapa bulan hingga memiliki tekstur yang lebih pekat dan beraroma. Dalam kuliner Italia, “lardo sering disajikan dalam irisan tipis sebagai antipasto, dipadukan dengan kacang, madu, atau roti,” sebagaimana disebutkan dalam Serious Eats.
  4. Lardon
    Lardon adalah potongan kecil lemak atau daging babi yang sering digunakan dalam masakan Prancis untuk menambah cita rasa. Berbeda dengan lardo yang diawetkan, lardon biasanya dipotong dadu atau batangan kecil lalu digoreng hingga renyah sebelum dicampurkan ke dalam masakan seperti Quiche Lorraine dan boeuf Bourguignon.
  5. Salo
    Salo adalah lemak babi yang banyak dikonsumsi di Ukraina dan negara-negara Eropa Timur lainnya. Tidak seperti lard atau fatback, salo biasanya dikonsumsi dalam bentuk irisan mentah yang diawetkan dengan garam.
    “Salo sering disajikan dengan roti gandum hitam dan ditaburi merica hitam, paprika, atau bawang putih,” sebagaimana dilaporkan oleh Atlas Obscura.
  6. Leaf Lard
    Leaf lard adalah jenis lemak babi yang berasal dari area sekitar ginjal dan organ dalam babi. Memiliki tekstur yang lebih halus dan rasa yang lebih ringan, leaf lard sering digunakan dalam pembuatan pastry dan kue karena menghasilkan adonan yang lebih lembut serta renyah.
Baca Juga :  Resep Kikil Sapi Bumbu Kecap yang Empuk dan Meresap, Cocok untuk Lauk Keluarga

Karena berbagai jenis lemak babi dapat digunakan dalam industri makanan dengan sebutan berbeda, penting bagi umat Muslim untuk lebih teliti dalam membaca label bahan makanan agar dapat menghindari produk yang tidak halal.

Baca Juga :  10 Tempat Seru Merayakan Tahun Baru 2024 di Bogor, Catat Lokasinya!

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel