Resep Dubai Chewy Cookie Viral Korea, Dessert Kenyal dengan Isian Pistachio

Dubai Chewy Cookie
Dubai Chewy Cookie . Foto: istimewa

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Baru-baru ini, dunia kuliner Korea Selatan diramaikan oleh satu dessert yang terlihat sederhana tapi sangat viral di media sosial: Dubai Chewy Cookie, yang sering disebut juga Dujjonku.

Meskipun namanya ada “Dubai”, sajian ini bukan berasal dari Uni Emirat Arab — melainkan kreasi baru di Korea Selatan yang terinspirasi dari tren cokelat viral bertema Dubai, dipadukan dengan gaya dessert Korea yang estetis dan teksturnya yang lentur.

Kue ini menjadi fenomena karena kombinasi tekstur unik, tampilan “Instagram-able”, serta dukungan promosi dari idola K-Pop dan influencer yang ikut memopulerkannya. Akibatnya, banyak bakery dan café di Korea sampai membuka preorder panjang dan antrean panjang setiap hari hanya untuk mencoba satu potongnya.

Advertisement

Apa Itu Dubai Chewy Cookie?

Secara bentuk, Dubai Chewy Cookie bukanlah cookie biasa seperti yang kita kenal — struktur luarnya lebih mirip kulit marshmallow cokelat yang chewy (kenyal), sedangkan bagian dalamnya berisi krim pistachio dan tekstur renyah dari kataifi (pastry tipis khas Middle Eastern).

Ciri khas dessert ini:

  • Lapisan luar: marshmallow cokelat yang kenyal dan glossy
  • Isian: pasta pistachio dan kataifi yang renyah di tengah
  • Rasa: perpaduan manis, gurih kacang, dan sedikit cokelat
  • Tampilannya dramatis saat ditarik atau dipotong karena bagian tengahnya yang stretchy (chewy).
Baca Juga :  Resep Membuat Cromboloni Sendiri, Dijamin Anti Gagal

Secara keseluruhan, kombinasi rasa dan tekstur itulah yang membuatnya berbeda dengan cookie biasa — bahkan tekstur dalam lidah orang Korea sering dibandingkan dengan mochi atau rice cake karena tingkat chewy-nya.

Kenapa Viral di Korea?

Fenomena Dubai Chewy Cookie menjadi trend bukan hanya karena rasanya, tetapi karena beberapa faktor:

  • Idola K-Pop & selebriti ikut memopulerkannya, sehingga warganet menjadi penasaran.
  • Tampilan visualnya sangat “camera-friendly” ketika ditarik, sehingga cocok untuk konten video pendek atau postingan Instagram.
  • Dessert ini menggabungkan unsur eksotis (“Dubai”) dan tekstur chewy yang populer di Korea, sehingga menarik berbagai usia.

Tren ini bahkan merambah ke berbagai produk turunan seperti Dubai Chewy Tart, Dubai Roll, hingga minuman di beberapa jaringan bakery besar.

Resep Dubai Chewy Cookie (Viral & Bisa Dibuat di Rumah)

Berikut versi resep yang banyak dibagikan di internet untuk kamu coba sendiri di rumah 👇

Bahan-bahan

Untuk Isian:

  • 150–200 g pistachio cream atau pasta pistachio
  • 100–150 g kataifi (pastry sirip tipis) – sangrai hingga renyah

Untuk Luar (Chewy Dough):

  • 200 g marshmallow putih
  • 30 g mentega tawar
  • 2 sdm bubuk kakao
  • 1–2 sdm susu bubuk (opsional, untuk kelembutan ekstra)

Pelengkap:

  • Bubuk kakao untuk taburan akhir
  • (Opsional) sirup cokelat atau krim kental manis untuk hiasan
Baca Juga :  Resep Tibs Ethiopia: Tumis Daging Juicy dengan Bumbu Autentik

Cara Membuat

  1. Siapkan Isian:
    • Sangrai kataifi atau adonan sirip tipis dalam sedikit mentega sampai kering dan renyah.
    • Campurkan kataifi yang sudah renyah dengan pistachio cream, aduk rata dan bentuk bola-bola kecil.
    • Dinginkan atau bekukan sebentar agar mudah dibentuk nanti.
  2. Buat Lapisan Chewy:
    • Lelehkan marshmallow dan mentega di atas api kecil.
    • Setelah hampir meleleh sempurna, angkat dan campurkan bubuk kakao dan susu bubuk. Aduk hingga halus.
    • Dinginkan sedikit sampai mudah dibentuk tanpa terlalu lengket.
  3. Rakit Cookie:
    • Ambil satu bola isian pistachio-kataifi, lalu bungkus dengan adonan marshmallow yang sudah ditata.
    • Ratakan dan bentuk bola lagi.
    • Taburi dengan bubuk kakao di seluruh permukaan sebagai finishing.
  4. Penyajian:
    • Sajikan segera atau simpan di wadah kedap udara. Jika didiamkan lama di suhu ruang, bagian luar bisa sedikit mengeras.

Penutup

Meskipun Dubai Chewy Cookie bukan cookie tradisional, kreativitas kuliner Korea berhasil menjadikannya sebagai dessert viral yang dicari banyak orang — bahkan semua generasi, dari muda hingga tua rela mengantre panjang untuk mencicipinya.

Trend ini menunjukkan bagaimana media sosial dan budaya pop bisa mengangkat makanan sederhana menjadi fenomena global hanya dalam waktu singkat.****

Editor : Syafira

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel