TIMETODAY.ID, JAKARTA – Siapa sangka, bumbu dapur yang selalu ada di setiap masakan Indonesia ini ternyata menyimpan banyak rahasia kesehatan. Ya, bawang merah si kecil beraroma tajam yang sering membuat mata berair rupanya bukan hanya memperkaya cita rasa, tapi juga menjaga tubuh tetap bugar.
Sejak dulu, masyarakat Indonesia sudah mengenal bawang merah bukan sekadar bumbu masak. Banyak orang tua yang menumbuknya dengan minyak kelapa untuk menurunkan demam anak, atau mencampurnya dengan rempah lain sebagai obat tradisional. Kini, berbagai penelitian modern membuktikan bahwa kebiasaan itu ternyata punya dasar ilmiah.
Sebuah studi yang dimuat di Phytotherapy Research mengungkapkan bahwa bawang merah merupakan sumber antioksidan yang luar biasa. Tak berhenti di situ, sederet manfaat lain pun ditemukan para peneliti. Yuk, kenali satu per satu manfaat si merah kecil ini!
- Menjaga Kesehatan Jantung
Bawang merah bisa menjadi sahabat jantung yang baik. Kandungan sulfur di dalamnya terbukti membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga elastisitas pembuluh darah. Sebuah penelitian di jurnal Thrombosis Research tahun 2002 menyebutkan, komponen sulfur ini berperan penting dalam mendukung kesehatan kardiovaskular.
- Membantu Mengatasi Alergi
Bagi Kamu yang kerap bersin karena alergi, bawang merah mungkin bisa jadi solusi alami. Studi tahun 2019 yang dimuat di PubMed menemukan bahwa bawang merah memiliki efek antialergi. Ketika dikonsumsi bersama obat cetirizine, hasilnya bahkan lebih efektif dibandingkan obat tunggal.
Zat kuersetin yang terkandung di dalamnya juga dapat menghambat produksi histamine penyebab utama reaksi alergi.
- Melawan Radikal Bebas
Polifenol dalam bawang merah bekerja sebagai tameng alami tubuh terhadap radikal bebas. Artinya, tubuh Kamu lebih terlindungi dari kerusakan sel dan berbagai penyakit kronis. Ini sebabnya, konsumsi bawang merah bisa membantu memperkuat imunitas tubuh.
- Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Dengan menyingkirkan radikal bebas, sistem imun tubuh pun jadi lebih kuat. Tak heran, banyak orang percaya bawang merah dapat membantu tubuh tetap fit dan tidak mudah terserang penyakit — apalagi jika dikombinasikan dengan pola makan bergizi seimbang.
- Menyehatkan Sistem Pencernaan
Tahukah Kamu? Bawang merah mengandung serat yang baik untuk menjaga kelancaran pencernaan. Bahkan, ada jenis serat larut khusus bernama oligofruktosa yang membantu pertumbuhan bakteri baik di usus. Dengan begitu, perut terasa lebih ringan dan buang air besar jadi lebih teratur.
- Mencegah dan Mengatasi Diare
Masalah pencernaan seperti diare juga bisa dibantu dengan konsumsi bawang merah. Penelitian di jurnal Clinical Gastroenterology and Hepatology (2005) menyebutkan, oligofruktosa dalam bawang merah efektif membantu mengobati dan mencegah diare.
- Menstabilkan Gula Darah
Untuk penderita diabetes, bawang merah dapat menjadi pilihan alami untuk membantu mengendalikan kadar gula darah. Kandungan kromium dan sulfur di dalamnya memicu produksi insulin dan menurunkan kadar glukosa darah. Beberapa penelitian, termasuk yang diterbitkan di Environmental Health Insights (2010), menunjukkan hasil signifikan pada pasien diabetes tipe 1 dan 2.
- Menjaga Kepadatan Tulang
Siapa sangka, kebiasaan makan bawang merah setiap hari dapat membantu tulang tetap kuat? Studi dalam jurnal Menopause (2009) menemukan bahwa wanita menopause yang rutin mengonsumsi bawang merah memiliki kepadatan tulang lebih tinggi dan risiko patah tulang lebih rendah hingga 20 persen.
- Mengurangi Risiko Kanker
Zat kuersetin dalam bawang merah berpotensi menjadi agen antikanker alami. Senyawa ini diketahui dapat menghambat pertumbuhan sel kanker di payudara, paru-paru, usus besar, prostat, hingga endometrium. Mekanismenya pun menarik: membantu sel kanker mengalami apoptosis (kematian alami) dan menghentikan siklus pertumbuhannya.
- Kaya Antioksidan
Bawang merah termasuk dalam keluarga Allium, bersama bawang putih dan daun bawang. Semua tumbuhan ini dikenal memiliki kandungan antioksidan tinggi yang bisa memperlambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker. Fakta ini juga diperkuat oleh penelitian Asemani Y et al. (2019) di PubMed.
- Mengurangi Risiko Radang Sendi
Sifat antiinflamasi dan analgesik dalam bawang merah dapat membantu meringankan nyeri sendi serta mengurangi peradangan. Tak ada salahnya menambahkan bawang merah ke dalam menu harian untuk menjaga kesehatan tulang dan sendi tetap prima.
- Menjaga Kesehatan Mata
Selain tubuh, mata juga ikut diuntungkan. Kandungan antioksidan dalam bawang merah dapat melindungi mata dari kerusakan akibat radikal bebas dan menurunkan risiko katarak serta degenerasi makula. Mengonsumsinya secara teratur bisa menjadi langkah kecil menjaga penglihatan tetap tajam.
- Membantu Penyembuhan Luka
Berkat sifat antimikroba dan antiinflamasi, bawang merah juga bisa mempercepat penyembuhan luka. Senyawa alaminya membantu meningkatkan produksi kolagen dan sirkulasi darah, yang penting untuk proses regenerasi kulit.
- Menurunkan Risiko Batu Empedu
Kandungan sulfur dan antioksidan dalam bawang merah berperan dalam menjaga keseimbangan kolesterol dan produksi empedu. Dengan begitu, risiko terbentuknya batu empedu bisa ditekan apalagi jika Kamu juga menerapkan gaya hidup sehat.
- Menyehatkan Rambut
Tak hanya tubuh, rambut pun bisa merasakan manfaatnya. Bawang merah diyakini mampu merangsang pertumbuhan rambut baru, mengatasi kerontokan, bahkan membantu mencegah munculnya uban dini. Beberapa orang memanfaatkan air perasan bawang merah sebagai tonik alami untuk rambut yang lebih kuat dan berkilau.
Bawang merah memang kecil, tapi manfaatnya sungguh besar. Dari dapur hingga dunia medis, eksistensinya semakin diakui. Jadi, tak ada salahnya mulai menambahkan bawang merah ke dalam menu harianmu bukan hanya untuk rasa, tapi juga untuk kesehatan tubuh yang lebih baik. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : klikdokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel






































