TIMETODAY.ID, JAKARTA — Sayur asem dikenal sebagai salah satu hidangan khas Nusantara yang memiliki cita rasa segar. Meski identik dengan sayuran tanpa tambahan daging, masyarakat Betawi memiliki versi berbeda yang tak kalah menggugah selera, yakni sayur asem Betawi dengan daging sapi dan tetelan.
Tambahan daging serta tetelan membuat kuah sayur asem terasa lebih gurih dan kaya rasa. Perpaduan rasa asam dari asam jawa, manis dari jagung, serta gurihnya kaldu sapi menjadikan hidangan ini cocok disantap bersama nasi hangat, ikan asin, sambal, dan lalapan.
Bahan-bahan
Bahan utama
- 300 gram daging sapi, potong dadu
- 200 gram tetelan sapi
- 2 liter air
Sayuran
- 1 buah jagung manis, potong-potong
- 1 buah labu siam, potong dadu
- 8–10 buah kacang panjang, potong 4 cm
- 100 gram melinjo
- Segenggam daun melinjo muda
- 50 gram kacang tanah, rebus setengah matang
- 1 buah terong ungu (opsional)
- 50 gram nangka muda, potong kecil (opsional)
Bumbu halus
- 6 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 4 butir kemiri, sangrai
- 3 buah cabai merah keriting (opsional)
- 1 sendok teh terasi bakar
Bumbu pelengkap
- 2 lembar daun salam
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 3 sendok makan air asam jawa
- 1 sendok makan gula merah, sisir
- Garam secukupnya
- Kaldu sapi bubuk secukupnya (opsional)
Cara Membuat
- Rebus daging sapi dan tetelan hingga mendidih. Buang air rebusan pertama untuk menghilangkan kotoran, lalu bilas daging.
- Rebus kembali daging dan tetelan dengan air baru hingga empuk. Sisihkan kaldunya.
- Tumis bumbu halus bersama daun salam dan lengkuas hingga harum dan matang.
- Masukkan bumbu tumis ke dalam panci berisi kaldu dan daging.
- Tambahkan jagung, melinjo, dan kacang tanah. Masak hingga mulai empuk.
- Masukkan labu siam, nangka muda, dan terong jika digunakan.
- Tambahkan air asam jawa, gula merah, garam, dan kaldu bubuk secukupnya. Koreksi rasa hingga terasa segar, gurih, dan sedikit manis.
- Terakhir masukkan kacang panjang dan daun melinjo. Masak sekitar 2–3 menit agar sayuran tetap renyah.
- Angkat dan sajikan hangat bersama nasi putih, sambal terasi, ikan asin, atau emping melinjo.
Tips Agar Sayur Asem Betawi Makin Nikmat
- Gunakan tetelan yang masih memiliki sedikit lemak agar kuah lebih gurih.
- Rebus daging menggunakan api kecil agar kaldu bening dan rasa sapi lebih keluar.
- Air asam jawa sebaiknya ditambahkan menjelang akhir memasak agar rasa asam tetap segar.
- Jangan memasak kacang panjang dan daun melinjo terlalu lama supaya warnanya tetap hijau dan teksturnya tidak lembek.
- Jika ingin kuah lebih kaya rasa, gunakan campuran daging sengkel dan tetelan.
Sayur asem Betawi dengan daging dan tetelan menawarkan sensasi yang berbeda dari sayur asem pada umumnya. Kuahnya yang gurih berpadu dengan rasa asam yang menyegarkan menjadikan hidangan ini cocok disajikan sebagai menu makan siang bersama keluarga.***







































