TIMETODAY.ID, JAKARTA – Kairos Film resmi merilis trailer dan poster film Istimewa, drama keluarga yang mengisahkan perjalanan sekelompok anak penyandang disabilitas mencari sosok ayah yang selama ini menjadi tempat mereka pulang. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 17 September 2026.
“Istimewa” mengisahkan kehidupan anak-anak di sebuah rumah bernama Rumah Istimewa yang diasuh oleh Mahendra (diperankan Mathias Muchus). Rumah itu menjadi tempat mereka tumbuh dengan kehangatan, canda, dan kebersamaan sehari-hari.
Kehidupan yang tenang itu berubah ketika Mahendra, sosok ayah yang selama ini menjadi sandaran mereka, tiba-tiba menghilang. Peristiwa tersebut mendorong anak-anak meninggalkan rumah dan memulai perjalanan penuh tantangan untuk menemukannya kembali.
Dalam perjalanan tersebut, mereka bertemu dengan berbagai orang baru dan menghadapi rintangan yang tak terduga. Di balik setiap tantangan, mereka justru menemukan makna keberanian, persahabatan, pengampunan, dan kasih sayang yang lebih dalam.
Melalui kisah yang sederhana namun emosional, “Istimewa” ingin menyampaikan pesan bahwa keluarga tidak selalu dibentuk oleh hubungan darah, melainkan oleh orang-orang yang memilih untuk saling menerima, mencintai, dan tetap hadir dalam setiap keadaan.
Trailer Perdana
Trailer perdana film ini diluncurkan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (24/7/2026). Produser Abdullah Mansuri mengatakan trailer dirancang untuk memperkenalkan kekuatan emosional yang menjadi inti cerita.
“Trailer ini memberikan gambaran tentang petualangan emosional yang menjadi inti cerita Istimewa,” ujar Abdullah.
Ia menambahkan, visual dalam trailer juga menggambarkan pesan utama film ini bahwa rumah bukan sekadar tempat tinggal.
“Rumah bukan sekadar tempat untuk kembali, melainkan ruang yang dibangun oleh kasih sayang, penerimaan, dan orang-orang yang memilih untuk tetap hadir,” katanya.
Diangkat dari Kisah Nyata
Film garapan sutradara Ruben Adrian ini terinspirasi dari berbagai kisah nyata yang didengar langsung dari anak-anak penyandang disabilitas. Pengalaman tersebut kemudian dirangkai menjadi cerita yang penuh harapan, kasih sayang, dan semangat untuk terus bermimpi.
Ruben mengatakan, sejak awal tim produksi ingin menghadirkan film yang mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap penyandang disabilitas tanpa menghilangkan unsur hiburan.
“Sejak awal kami ingin menghadirkan film yang bisa mengubah cara pandang seseorang dan dinikmati semua kalangan. Ada tawa, ada petualangan, ada momen hangat, tetapi di saat yang sama penonton diajak mengenal anak-anak ini sebagai manusia yang utuh,” ujarnya.
Ia menambahkan, film ini lahir dari kisah-kisah nyata yang kemudian disusun menjadi cerita yang menyentuh.
“Film ini lahir dari berbagai kisah nyata yang kami dengarkan langsung dari teman-teman istimewa. Kisah-kisah itu kami rangkai menjadi perjalanan yang penuh harapan, keberanian, dan kasih sayang,” katanya.
Dengan memadukan unsur petualangan, persahabatan, dan nilai-nilai keluarga, “Istimewa” hadir sebagai tawaran tontonan keluarga yang menyentuh sekaligus sarat pesan sosial menjelang penayangannya pada 17 September 2026.





































