TIMETODAY.ID, JAKARTA — Teh hijau dikenal sebagai salah satu minuman yang kaya manfaat bagi kesehatan. Berasal dari tanaman Camellia sinensis, teh ini mengandung antioksidan, terutama polifenol dan katekin, yang berperan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain sering dikonsumsi sebagai pendamping program diet, teh hijau juga dikaitkan dengan kesehatan jantung, fungsi otak, hingga sistem pencernaan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara rutin dapat memberikan manfaat jika diimbangi pola hidup sehat.
Berikut beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari kebiasaan minum teh hijau setiap hari.
1. Membantu mengurangi peradangan
Kandungan polifenol dalam teh hijau memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh. Peradangan kronis diketahui berkaitan dengan berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, hingga gangguan metabolisme.
2. Mendukung fungsi otak
Teh hijau mengandung kafein dalam jumlah lebih rendah dibandingkan kopi, serta asam amino L-theanine. Kombinasi keduanya dipercaya dapat membantu meningkatkan fokus, konsentrasi, dan fungsi kognitif tanpa menimbulkan rasa gelisah yang berlebihan.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau dapat membantu menjaga daya ingat dan kesehatan otak seiring bertambahnya usia.
3. Membantu menjaga kadar kolesterol dan gula darah
Beberapa studi menunjukkan konsumsi teh hijau secara rutin dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta mendukung pengendalian kadar gula darah. Efek ini berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2 apabila dibarengi pola makan sehat dan aktivitas fisik yang cukup.
Salah satu penelitian juga menemukan bahwa orang yang mengonsumsi dua cangkir atau lebih teh hijau setiap hari selama bertahun-tahun cenderung memiliki tekanan darah lebih rendah dan risiko penyakit jantung yang lebih kecil.
4. Menjaga kesehatan pencernaan
Teh hijau dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan. Kandungan antioksidannya juga dipercaya mendukung kesehatan usus serta membantu mengurangi penumpukan gas yang menyebabkan perut terasa kembung.
Meski demikian, konsumsi teh hijau saat perut kosong sebaiknya dihindari pada sebagian orang karena dapat memicu iritasi lambung.
5. Berpotensi menurunkan risiko kanker
Polifenol dalam teh hijau berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan oksidatif. Kerusakan tersebut merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perkembangan berbagai jenis kanker.
Meski sejumlah penelitian menunjukkan hasil yang menjanjikan, para ahli menegaskan bahwa teh hijau bukanlah obat maupun cara tunggal untuk mencegah kanker. Gaya hidup sehat secara keseluruhan tetap menjadi faktor utama.
Konsumsi secukupnya
Meski memiliki banyak manfaat, teh hijau tetap sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar, sekitar 2–3 cangkir per hari bagi kebanyakan orang dewasa. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan kafein dan pada sebagian orang berpotensi menimbulkan gangguan tidur, jantung berdebar, atau iritasi lambung.
Dengan konsumsi yang tepat dan diimbangi pola makan bergizi serta gaya hidup sehat, teh hijau dapat menjadi salah satu pilihan minuman yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































