TIMETODAY.ID, JAKARTA — Masyarakat yang mengonsumsi obat herbal atau kopi kesehatan perlu lebih waspada. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan sejumlah produk obat bahan alam (OBA) ilegal yang ternyata mengandung bahan kimia obat (BKO), meski dipasarkan dengan klaim berbahan alami.
Temuan tersebut merupakan hasil pengawasan BPOM sepanjang April 2026. Sebanyak 12 produk diketahui mengandung BKO dan dipasarkan untuk berbagai klaim kesehatan, mulai dari mengatasi penyakit kulit, gangguan pencernaan, sesak napas, hingga meningkatkan stamina pria.
Ditemukan Berbagai Jenis Bahan Kimia Obat
Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan pengawasan kali ini menemukan sejumlah produk dengan kandungan bahan kimia yang tidak semestinya terdapat dalam obat tradisional.
“Pada pengawasan kali ini, BPOM menemukan OBA dengan jenis klaim yang perlu menjadi perhatian, yaitu produk klaim penyakit kulit dan gatal-gatal. Produk ini mengandung bahan kimia obat parasetamol dan mikonazol,” ungkap Taruna Ikrar, dikutip dari laman resmi BPOM.
Selain itu, BPOM juga menemukan produk herbal dengan klaim mengatasi gangguan saluran pencernaan yang mengandung famotidin. Sementara produk yang dipasarkan untuk mengatasi sesak napas diketahui mengandung deksametason dan klorfeniramin maleat (CTM).
Yang menjadi perhatian lainnya adalah produk dengan klaim meningkatkan stamina pria. Hasil pengujian menunjukkan produk tersebut mengandung sildenafil sitrat, zat aktif yang digunakan dalam pengobatan disfungsi ereksi dan hanya boleh digunakan berdasarkan resep dokter.
BPOM Ingatkan Bahaya Penggunaan BKO
Taruna menegaskan, penambahan bahan kimia obat ke dalam obat bahan alam merupakan bentuk pelanggaran yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, konsumen membeli produk tersebut dengan anggapan seluruh kandungannya berasal dari bahan alami. Padahal, adanya BKO dapat menimbulkan efek samping yang serius apabila digunakan tanpa pengawasan medis.
Khusus untuk sildenafil sitrat, BPOM mengingatkan bahwa penggunaan tanpa indikasi dan pengawasan dokter dapat meningkatkan risiko penurunan tekanan darah secara drastis, serangan jantung, hingga gangguan fungsi hati dan ginjal.
Daftar Produk yang Ditemukan BPOM
Berikut 12 produk obat herbal dan kopi yang ditemukan BPOM mengandung bahan kimia obat:
- S Sepuluh (Indo Sehat Abadi)
- Remurat (PJ Sukses Jaya Abadi)
- Jamu Asam Urat Flu Tulang (Gentong Mas)
- Kopi Badan Juooss (PJ Berkat Jaya)
- Kopi Joss (PT Iztana Zawiyah)
- Kenzo (PJ Sari Keraton)
- Red Bull (CV Matador KD)
- Codryceps Zhi Ke Bao Capsules (Wu Yang Brand, Malaysia)
- Herbal Slim (PT Herbal-Indonesia)
- Sapu Jagat (PJ Tiga Putri)
- Miao Jia Zu Dai Fu Yi Jun Ru Gao (Guangxi Jishengtang Biotechnology Co., Ltd./Fuzhou Yuanxin Biotechnology Co., Ltd.)
- Vall-Boon 606 Antacid Tablets (Vall-Boon Medical Factory)
BPOM mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli obat tradisional maupun suplemen kesehatan. Konsumen disarankan memastikan produk telah memiliki izin edar resmi dari BPOM dan tidak mudah tergiur oleh klaim yang menjanjikan khasiat instan untuk berbagai penyakit.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel






































