Dua Jabatan Strategis Pemkot Bogor Resmi Berganti Pemimpin

Pemkot Bogor
Pemerintah Kota Bogor merombak kepemimpinan dua jabatan pimpinan tinggi pratama strategis demi mempercepat penanganan masalah ketertiban umum dan tata kelola sampah perkotaan. Per 1 Juli 2026, posisi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dijabat oleh Pupung W. Purnama, sedangkan Rudy Mashudi ditunjuk memimpin Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor. FOTO : TIMETODAY.ID/B. SUPRIYADI.

TIMETODAY.ID, BOGORPemkot Bogor merombak kepemimpinan dua jabatan pimpinan tinggi pratama strategis demi mempercepat penanganan masalah ketertiban umum dan tata kelola sampah perkotaan. Per 1 Juli 2026, posisi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dijabat oleh Pupung W. Purnama, sedangkan Rudy Mashudi ditunjuk memimpin Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor.

‎Pergeseran posisi ini didasarkan pada Keputusan Wali Kota Bogor Nomor: 800.1.3.3/Kep.274-BKPSDM/2026 tertanggal 30 Juni 2026. Melalui keputusan yang sama, pejabat terdahulu, Rudiyana, dialihkan tugasnya menjadi Staf Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kota Bogor.

‎Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan, pengisian kedua posisi ini didahulukan karena adanya urgensi pelayanan publik di lapangan yang tidak bisa ditunda. Sementara untuk posisi lowong eselon dua lainnya, Pemkot Bogor masih menunggu hasil Uji Kompetensi (Ujicom) dan surat rekomendasi resmi yang diproyeksikan rampung dalam satu hingga dua minggu ke depan.

Advertisement
Baca Juga :  Invasif Mengancam, Pemkot Bogor Kerahkan Kementerian Lawan ikan Sapu-Sapu

‎Di sektor ketertiban umum, Kepala Satpol PP yang baru dibebani target untuk menyelesaikan penataan pedagang kaki lima (PKL). Fokus penegakan peraturan daerah diarahkan pada sejumlah ruang publik yang kerap menjadi pusat keramaian warga dan rawan gangguan ketenteraman, seperti kawasan Alun-alun Kota Bogor, Lapangan Sempur, dan Taman Heulang. Sinergi taktis mendesak dilakukan mengingat beberapa bulan sebelumnya posisi ini hanya diisi oleh pelaksana tugas.

‎Sementara itu, di sektor lingkungan hidup, Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang baru dituntut langsung mengawal proyek strategis daerah, yaitu fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSL). Proyek infrastruktur hijau yang diinisiasi sejak masa kepemimpinan Deni Wismanto ini ditargetkan rampung dalam waktu 1,5 tahun dan akan memasuki fase peletakan batu pertama (ground breaking) pada 8 Juli mendatang.

‎Selain kesiapan fisik proyek, tantangan berat berada pada pembenahan tata kelola sampah di tingkat hulu. Dinas Lingkungan Hidup wajib memasifkan edukasi agar masyarakat mulai disiplin melakukan pemilahan sampah mandiri melalui prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) dari rumah masing-masing sebelum masuk ke sistem makro PSL.

Baca Juga :  Sah, Denny Mulyadi Resmi Jabat Sekda Kota Bogor

‎Bersamaan dengan pergeseran pejabat teras tersebut, Pemkot Bogor juga memberlakukan pengangkatan sejumlah pegawai ke dalam jabatan fungsional melalui Keputusan Wali Kota Nomor: 800.1.3.3/Kep.275-BKPSDM/2026. Di antaranya adalah Mughni Ardiana dan Revaldi Wahyu Aji Nugraha sebagai Analis SDM Aparatur pada BKPSDM, serta Widya Kiswiranti dan Hestiarini di lingkungan Dinas Kesehatan.

‎Selain itu, melalui Keputusan Wali Kota Nomor: 800.1.3.1/Kep.276-BKPSDM/2026, dilakukan pula penyegaran pada manajemen pendidikan dasar dengan menugaskan Erny Widiyanti sebagai Kepala SDN Kebon Pedes 7 dan Sri Yuningsih sebagai Kepala SDN Margajaya 2 terhitung mulai akhir Juni 2026.

Editor : B. Supriyadi

Wartawan : B. Supriyadi

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel