
TIMETODAY.ID, BOGOR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan sektor pendidikan tetap menjadi salah satu fokus utama dalam pembangunan daerah. Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade menyebut, pemerintah daerah terus mengalokasikan anggaran untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur.
Menurut Jaro Ade, sejumlah program rehabilitasi dan pembangunan sekolah pada 2026 kini mulai memasuki tahapan pelaksanaan lelang. Sementara itu, berbagai usulan pembangunan lainnya telah disiapkan untuk direalisasikan pada 2027 melalui proses perencanaan yang berasal dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serta aspirasi masyarakat melalui reses anggota DPRD.
“Masih banyak sekolah di Kabupaten Bogor yang membutuhkan perbaikan. Pemerintah daerah terus berupaya melakukan pembiayaan secara bertahap sesuai skala prioritas,” ujar Ade Ruhandi, Senin (20/07/2026).
Ia mengatakan, kebutuhan perbaikan fasilitas pendidikan di Kabupaten Bogor masih cukup besar sehingga penanganannya harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat urgensi dan ketersediaan anggaran.
Salah satu sekolah yang menjadi perhatian Pemkab Bogor adalah SDN Cadas Leueur di Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung. Kondisi sekolah tersebut membutuhkan perbaikan segera sehingga pemerintah daerah berupaya menggandeng pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
“Kami mengajak PT ANTAM melalui program CSR agar dapat membantu perbaikan SDN Cadas Leueur yang kondisinya membutuhkan penanganan segera,” katanya.
Jaro Ade juga mengapresiasi dukungan dari DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kabupaten Bogor yang terus menyampaikan aspirasi masyarakat terkait peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
“Terima kasih kepada DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kabupaten Bogor yang terus menyampaikan aspirasi masyarakat terkait dunia pendidikan. Sinergi antara pemerintah, legislatif, dan dunia usaha sangat penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan pendidikan di Kabupaten Bogor,” tandasnya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara berbagai pihak menjadi kunci agar program peningkatan kualitas pendidikan dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas.***




































