TIMETODAY.ID, BOGOR – 280 SD (Sekolah Dasar) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat hingga kini belum memiliki kepala sekolah definitif. Kekosongan jabatan ini disebabkan oleh banyaknya kepala sekolah yang memasuki masa pensiun, sementara pengangkatan pejabat baru berjalan lambat.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor Susilawati mengatakan, ketimpangan antara jumlah kepala sekolah yang pensiun dan yang diangkat menjadi penyebab utama persoalan ini.
“SD 280 kosong, karena yang pensiunnya banyak, yang diangkatnya sedikit,” ujar Susilawati kepada wartawan, Senin (20/7/2026).
Susilawati menjelaskan, kekosongan kepala sekolah tersebut tersebar hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Meski demikian, Kecamatan Jonggol dan Jasinga tercatat sebagai daerah dengan jumlah SD tanpa kepala sekolah definitif terbanyak, yakni di atas 10 sekolah untuk masing-masing kecamatan.
“Menyebar, paling banyak itu Jonggol dan Jasinga, itu di atas 10. Rata-rata yang lain ada lima, enam, tujuh, delapan di setiap 40 kecamatan,” katanya.
Di Kecamatan Cibinong, lanjut Susilawati, tercatat masih ada sekitar lima SD yang belum memiliki kepala sekolah definitif. Salah satunya adalah SDN Cipayung 1 yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
“Kalau kosong, pasti ada Plt-nya. Nanti siapa yang bertanggung jawab kalau tidak ada,” ungkapnya.
Selain persoalan kekosongan kepala sekolah, Disdik Kabupaten Bogor juga masih menghadapi kekurangan tenaga pengajar di sejumlah sekolah. Susilawati mengatakan, kondisi ini tidak terlepas dari kebijakan moratorium pengangkatan guru pada 2023.
“Dengan moratorium tahun 2023, kan tidak boleh mengangkat guru. Sementara PPPK belum cukup, ya sekolah mengelola sendiri,” ujarnya.
Menyikapi hal tersebut, pihak sekolah diminta untuk menyesuaikan jumlah penerimaan murid baru dengan ketersediaan tenaga pengajar saat pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“Makanya di SPMB, ketika gurunya kurang, jangan terima anak banyak-banyak. Sesuaikan dengan gurunya,” imbuhnya.
Adapun jumlah tenaga pendidik di Kabupaten Bogor saat ini tercatat sekitar 20.000 orang. Rinciannya, sekitar 5.000 guru berstatus PNS, lebih dari 11.000 guru PPPK, dan sekitar 6.000 guru paruh waktu yang masih membantu proses belajar mengajar di berbagai sekolah.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































