TIMETODAY.ID, BOGOR – Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah I Jawa Barat menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Kepolisian Resor Bogor terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum guru bimbingan dan konseling (BK) berinisial M di SMAN Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Humas KCD Pendidikan Wilayah I Jawa Barat, Yanuar Putra, mengatakan pihaknya belum dapat mengambil keputusan terkait sanksi maupun langkah lanjutan sebelum hasil pemeriksaan kedua lembaga tersebut selesai.
“Nanti nunggu keputusan dari hasil pemeriksaan Badan Kepegawaian dan dari Polres Bogor,” ujar Yanuar saat dihubungi, Sabtu (16/5/2026).
Sebagai langkah awal, terduga pelaku telah dinonaktifkan dari tugasnya di sekolah sejak Kamis (8/5/2026). Humas SMAN sekolah setempat, Saiful, memastikan oknum guru tersebut tidak lagi diizinkan masuk sekolah maupun mengajar selama proses berlangsung.
“Hari Kamis minggu kemarin sudah dinonaktifkan, sudah tidak bisa ke sekolah, tidak mengajar, karena sudah diproses oleh pihak KCD,” kata Saiful, Selasa (12/5/2026).
Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi dari terduga pelaku maupun kuasa hukumnya belum berhasil diperoleh.
Kasus ini mencuat setelah informasi mengenai dugaan tindakan tidak pantas terhadap seorang siswi kelas 11 ramai diperbincangkan di media sosial pada awal Mei 2026. Dugaan pelecehan disebut terjadi dalam konteks kegiatan konseling di lingkungan sekolah. Kebenaran informasi yang beredar di media sosial tersebut hingga kini masih dalam proses verifikasi oleh pihak berwenang.
Proses pemeriksaan oleh BKD dan Polres Bogor masih berlangsung.
Catatan redaksi: Identitas korban tidak ditampilkan demi melindungi privasi korban, sesuai Pasal 5 Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































