Air Keran Belum Tentu Aman, Ikan Hias Bisa Mati Kalau Langsung Dipakai!

air keran
ilustrasi aquarium (foto: istock)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Bagi pecinta ikan hias, mengisi akuarium dengan air keran sering dianggap cara paling praktis. Tinggal buka kran, wadah terisi, dan akuarium pun siap digunakan. Namun, langkah cepat ini ternyata bisa berbahaya bagi ikan, terutama jika air tidak diolah terlebih dahulu.

Air Keran Tidak Selalu Aman untuk Ikan

Menurut Florida Department of Agriculture & Consumer Services (FDACS), air keran tidak boleh langsung digunakan untuk akuarium karena umumnya mengandung bahan disinfektan seperti klorin dan kloramin.

Advertisement

Zat ini memang berguna untuk membunuh bakteri jahat pada air konsumsi manusia, tetapi sangat toksik bagi ikan.

“Klorin dan kloramin dapat merusak insang, mengganggu pernapasan ikan, dan bahkan menyebabkan kematian dalam waktu singkat,” tulis FDACS.

Selain bahan kimia, air keran juga memiliki pH dan tingkat kesadahan berbeda di tiap daerah, yang bisa membuat ikan stres dan mudah terserang penyakit.

Baca Juga :  Cara Membuat Spikoe, Kue Lapis Surabaya yang Lezat dan Mudah

Dampak Air Keran bagi Kesehatan Ikan

  • Mengiritasi insang dan kulit ikan
  • Mengganggu pernapasan hingga menyebabkan ikan megap-megap
  • Menurunkan daya tahan tubuh, membuat ikan rentan jamur dan bakteri
  • Merusak koloni bakteri baik di filter akuarium yang berperan menjaga ekosistem air

Cara Membuat Air Keran Aman untuk Akuarium

Dikutip dari laman Petco, ada beberapa langkah sederhana untuk menetralkan zat kimia berbahaya dalam air keran:

  1. Gunakan water conditioner atau dechlorinator khusus akuarium.
    Produk ini efektif menetralkan klorin dan kloramin dalam hitungan menit.
  2. Diamkan air selama 24–48 jam di wadah terbuka.
    Cara ini bisa membantu menguapkan klorin alami, meski kurang efektif untuk kloramin.
  3. Gunakan karbon aktif dalam filter.
    Media filtrasi ini mampu menyerap sisa bahan kimia dan memperbaiki kualitas air.
  4. Cek parameter air.
    Pastikan pH, kesadahan, dan suhu air sesuai dengan kebutuhan jenis ikan yang dipelihara.
Baca Juga :  Sleep Tourism: Tren Liburan yang Fokus pada Tidur Berkualitas

Tips Saat Mengganti Air Akuarium

  • Lakukan penggantian bertahap: sekitar 20–30% volume air agar ikan tidak stres.
  • Samakan suhu air pengganti dengan air di dalam akuarium.
  • Hindari mengganti seluruh air sekaligus karena dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik.

Kesimpulan

Air keran sebenarnya masih bisa digunakan untuk akuarium, asalkan diolah terlebih dahulu.

Dengan langkah sederhana seperti penggunaan dechlorinator, pengendapan air, atau filtrasi karbon aktif, ikan akan hidup lebih sehat, aktif, dan terhindar dari paparan zat kimia beracun.

Jadi, jangan asal isi akuarium dari keran — beri waktu dan perawatan kecil, agar ikan kesayanganmu tetap hidup nyaman dan berumur panjang.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel