TIMETODAY.ID, JAKARTA — Bayangkan menulis catatan, menggambar sketsa, atau memahat desain 3D di udara kini semua itu bisa dilakukan dengan lebih natural di dunia mixed reality.
Logitech resmi memperkenalkan Muse, stylus digital terbaru yang dirancang khusus untuk Apple Vision Pro, memberi pengguna pengalaman interaksi yang lebih presisi daripada sekadar mengandalkan gestur tangan.
Perangkat berbentuk pena ini menjadi stylus pertama yang didedikasikan untuk Vision Pro, dan kini sudah bisa dipesan melalui Apple Store dengan harga USD 129,95 atau sekitar Rp 2 jutaan. Pengiriman perdana dijadwalkan mulai 22 Oktober 2025.
Muse pertama kali diumumkan pada Juni lalu, namun kini Logitech benar-benar siap membawa pena digital tersebut ke tangan para kreator dan profesional.
Fungsi utamanya mirip dengan pengendali Vision Pro berbentuk pena pengguna bisa memakainya untuk menulis, membuat anotasi, hingga menggambar di aplikasi kreatif seperti melukis di udara.
Dikutip dari The Verge, Logitech melengkapi Muse dengan haptic feedback real-time, ujung pena sensitif tekanan, serta tombol force-sensing yang memungkinkan pengguna mengatur ketebalan garis secara halus, baik saat menulis di permukaan maupun menggambar di ruang tiga dimensi.
Menariknya, harga Logitech Muse identik dengan MX Ink, stylus buatan Logitech yang dirilis tahun lalu untuk headset Meta Quest. Bentuk keduanya mirip, tapi tetap memiliki sejumlah perbedaan penting.
Jika MX Ink mendukung pengisian daya melalui USB-C dan dock khusus bernama Inkwell Charging Dock, Muse justru hanya mendukung USB-C tanpa dock bawaan.
Hal ini, menurut banyak pengguna, bisa menjadi tantangan tersendiri karena stylus berukuran kecil seperti ini mudah terselip masalah yang juga kerap dialami pemilik Apple Pencil.
Selain itu, Muse hadir secara eksklusif untuk Vision Pro, tanpa kompatibilitas lintas platform. Meski begitu, langkah Logitech ini menambah warna baru dalam ekosistem aksesori Vision Pro, yang selama ini didominasi oleh interaksi berbasis tangan dan suara.
Bagi pengguna yang bergerak di bidang desain, edukasi, hingga produktivitas 3D, Muse dapat menjadi alat bantu yang jauh lebih presisi.
Apple sendiri hingga kini belum merilis stylus resmi untuk Vision Pro, sehingga Muse mengisi celah penting sebagai kontrol alternatif yang lebih intuitif.
Dengan harga setara produk profesional Logitech lainnya, Muse bukan sekadar aksesori tambahan ia bisa menjadi simbol kematangan era baru komputasi spasial.
Jika semua berjalan sesuai rencana, Muse mungkin akan dikenang sebagai pena pertama yang menghadirkan sensasi menulis layaknya Apple Pencil di dunia augmented dan virtual reality.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































