Khidmat di Lubang Buaya: Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Lubang buaya
Presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka. Berdoa di depan lubang buaya (foto: tangkap layar/ YouTube/kumparan)

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pagi yang cerah menyelimuti kawasan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Rabu (1/10/2025). Di tempat yang menyimpan jejak kelam sejarah bangsa itu, upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila berlangsung penuh khidmat.

Presiden Prabowo Subianto hadir sebagai inspektur upacara, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

‎Sekitar pukul 08.00 WIB, Prabowo tiba di lapangan upacara dengan mengenakan jas dan celana abu-abu. Langkahnya mantap menuju podium utama, disambut barisan peserta upacara yang telah bersiap dalam formasi teratur.

Advertisement

‎Sesaat setelah Prabowo berdiri di podium, lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan dengan penuh semangat. Suasana semakin hening ketika penghormatan kepada inspektur upacara dipimpin oleh Komandan Upacara, Kolonel Pnb Amry Taufany.

Baca Juga :  Prabowo Temui Macron di Istana Élysée, Bahas Kerja Sama Strategis dan Isu Global

‎Dengan suara tegas, Kolonel Amry melaporkan kesiapan pasukan.

‎“Upacara siap dilaksanakan,” lapornya kepada Presiden.

‎“Laksanakan,” jawab Prabowo dari podium, mengawali jalannya upacara peringatan hari bersejarah tersebut.

‎Momentum Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan. Di Monumen Pancasila Sakti tempat yang menjadi saksi bisu keganasan tragedi G30S/PKI nilai-nilai ideologi bangsa kembali ditegaskan.

‎Tempat ini menyimpan memori perjuangan sekaligus pengingat bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga keutuhan Indonesia.

Baca Juga :  Prabowo Kembali Gelar Retret Kabinet, Hambalang Jadi Lokasi Pilihan

‎Masyarakat yang hadir di lokasi, termasuk para pejabat negara, anggota TNI-Polri, pelajar, hingga veteran, tampak mengikuti jalannya upacara dengan tertib.

‎Sebagian menyimak dengan mata berkaca-kaca, mengenang jasa para pahlawan revolusi yang gugur demi mempertahankan ideologi bangsa.

‎Upacara ini menjadi simbol bahwa di tengah berbagai tantangan zaman, semangat menjaga Pancasila sebagai dasar negara tak pernah padam.

Seperti kata ikrar yang dibacakan hari itu “Persatuan dan kesatuan Indonesia tetap tegak karena Pancasila.”

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel