TIMETODAY.ID — Besok, Senin (12/5/2025), Kota Magelang akan kembali menjadi pusat perhatian dunia. Perayaan Tri Suci Waisak bukan hanya menjadi momen sakral bagi umat Buddha, tetapi juga peristiwa budaya yang selalu dinanti wisatawan lokal dan mancanegara.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Festival Lampion Waisak siap menyulap langit Magelang menjadi lautan cahaya yang memesona. Namun, pesona Magelang tak berhenti pada Candi Borobudur dan lampion malam hari. Kota kecil yang tenang ini menyimpan segudang destinasi wisata yang mampu memperkaya pengalaman spiritual dan liburan siapa pun yang datang.
Berikut lima tempat yang bisa jadi pelengkap sempurna dalam kunjunganmu ke Magelang saat Waisak:
1. Museum dan Kampung Seni Borobudur: Harmoni Budaya di Kaki Candi
Tak jauh dari Borobudur, berdiri sebuah ruang seni yang hidup. Museum dan Kampung Seni Borobudur mengajak pengunjung menyelami kekayaan budaya lewat replika arca, miniatur candi, hingga karya lukis legendaris Affandi.
Di area luarnya, pengunjung bisa menikmati instalasi relief besar, berswafoto dengan latar Bukit Menoreh yang megah, hingga menyaksikan pertunjukan budaya di amphitheatre. Tempat ini juga menjadi surga bagi pencari oleh-oleh khas dengan harga bersahabat.
2. Taman Baca Melek Huruf: Membaca di Tengah Alam
Bagi yang ingin melipir dari keramaian dan menikmati suasana lebih hening, Taman Baca Melek Huruf di Desa Candirejo bisa jadi pilihan. Lebih dari 800 buku bisa dibaca gratis di tempat yang memadukan literasi dengan lanskap perbukitan Menoreh.
Tak sekadar taman baca, lokasi ini juga menyediakan penginapan unik dengan tarif Rp500 ribu per malam—lengkap dengan fasilitas tur keliling Magelang. Cocok untuk staycation yang tak sekadar istirahat, tetapi juga menambah wawasan.
3. Punthuk Setumbu: Momen Matahari Terbit Paling Ikonik di Magelang
Bagi para pemburu sunrise, Punthuk Setumbu adalah tempat wajib. Di ketinggian 1.300 mdpl, pemandangan matahari terbit di balik siluet Borobudur dan Gunung Merapi menciptakan momen magis yang tak terlupakan.
Tak heran jika lokasi ini menjadi favorit wisatawan dan fotografer. Sekali menyaksikan sunrise di sini, kamu akan memahami mengapa tempat ini dijuluki “surga pagi hari.”
4. Dusun Butuh: “Nepal van Java” yang Mendunia
Lereng Gunung Sumbing menyimpan keajaiban visual bernama Dusun Butuh. Rumah-rumah warga yang bertumpuk di lereng curam menciptakan pemandangan khas pegunungan ala Nepal.
Kabut pagi, hamparan sawah, dan hawa sejuk di ketinggian 1.620 mdpl menjadikan tempat ini layak dijuluki “Nepal-nya Indonesia.” Setiap sudutnya menyimpan pesona yang cocok untuk dijelajahi dan diabadikan.
5. Gunung Andong: Pendakian Ringan, Pemandangan Menakjubkan
Bagi pendaki pemula yang ingin merasakan sensasi mendaki tanpa harus bersusah payah, Gunung Andong bisa menjadi titik awal yang sempurna. Jalur yang bersahabat dan pemandangan yang menakjubkan di puncaknya membuat gunung setinggi 1.726 mdpl ini digemari banyak orang.
Dari atas, panorama 360 derajat pegunungan sekitarnya dan sunrise keemasan akan menjadi hadiah yang sepadan dengan perjalananmu.
Magelang, di tengah gegap gempita Waisak, adalah kota yang menawarkan lebih dari sekadar destinasi religi. Ia adalah ruang di mana spiritualitas, seni, alam, dan budaya berjalan beriringan—menyambut siapa pun yang ingin menemukan ketenangan dan keindahan dalam satu perjalanan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel








































