Nekat Berenang di Kanal Ikonik, Pasangan Turis ‘Diusir Halus’ dari Venesia

Venesia
ilustrasi Grand Canal (foto: news.cgtn.com)

TIMETODAY.ID, JAKARTA Venesia kembali dibuat geram oleh ulah wisatawan nakal. Kali ini, sepasang suami istri memilih “petualangan ekstrem” yang salah tempat: berenang di Grand Canal, jantung kota laguna yang terkenal dengan gondola romantisnya.

Pasangan itu terdiri dari seorang pria Inggris berusia 35 tahun dan istrinya yang berasal dari Rumania, 25 tahun. Mereka memutuskan terjun ke kanal di dekat Accademia, tak jauh dari Piazza San Marco ikon utama kota wisata itu.

Aksi tersebut langsung memicu reaksi keras. Para pendayung gondola di kios Rio San Vidal yang melihat kejadian itu sigap menghubungi pihak berwenang. Tak lama, pasangan itu pun ditarik keluar dari air.

Advertisement

“Saya berterima kasih kepada para pendayung gondola atas kerja sama dan pelaporan yang tepat waktu,” ujar Elisabetta Pesce, Anggota Dewan Keamanan Venesia, dalam pernyataan resmi yang dikutip CNN, Selasa (16/9/2025).

Baca Juga :  Baru Dibuka, Sudah Ditutup Lagi! Rason dan Dinamika Wisata Korea Utara

Hukum di Venesia tak main-main terhadap wisatawan yang melanggar. Pasangan itu masing-masing didenda 450 euro (sekitar Rp8,6 juta) dan langsung diusir dari kota selama 48 jam.

Kasus ini bukan yang pertama. Data Kepolisian Kota Venesia mencatat sudah ada 1.136 sanksi dijatuhkan kepada turis berperilaku buruk sepanjang 2025. Dari jumlah itu, sekitar 10 insiden terkait wisatawan yang nekat berenang di kanal.

“Venesia harus dipertahankan dari mereka yang tidak menghormatinya: melindungi kota berarti memastikan kesopanan bagi penduduk dan pengunjung yang menikmatinya dengan sopan,” tambah Pesce.

Wakil Komandan Kepolisian Venesia, Gianni Franzoi, menegaskan perilaku buruk turis kini jadi salah satu dampak paling serius dari pariwisata berlebihan.

“Sejak awal tahun, kami telah mengeluarkan total 1.136 perintah pengusiran atas insiden degradasi dan perilaku tidak beradab,” ungkapnya.

Baca Juga :  Trump Mulai Lembut soal Tarif Dagang, Dolar AS Melemah dan Mata Uang Lain Menguat

Larangan berenang di kanal Venesia bukan tanpa alasan. Selain soal kebersihan air, lalu lintas perahu di kanal yang padat membuat aktivitas itu sangat berbahaya. Meski begitu, masih ada saja yang nekat bahkan menjadikannya konten media sosial.

Dalam beberapa tahun terakhir, kasus serupa terus berulang. Juli 2024 lalu, seorang turis Australia diusir karena melompat dari Jembatan Rialto. Tahun 2023, dua turis Prancis didenda karena berenang telanjang di bawah sinar bulan. Sementara pada 2022, seorang pria Jerman diusir usai berselancar di kanal.

Bagi Venesia, menjaga wibawa kanal-kanalnya sama pentingnya dengan menjaga warisan sejarah dan budaya. “Turis boleh datang, tapi harus tahu aturan,” demikian pesan otoritas kota.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel