TIMETODAY.ID, BOGOR – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, yang jatuh Selasa (21/4/2025), PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk Pabrik Narogong, anak usaha dari SIG, menggelar program edukasi pengelolaan sampah bertajuk “KELAS KITA – Kelola Sampah Sekitar Kita” di Sekolah SMART Cibinong, Klapanunggal. Kegiatan ini diikuti sejumlah siswa tingkat SD, SMP, dan SLTA.
Program tersebut bertujuan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini, dengan melibatkan para karyawan perusahaan sebagai relawan untuk mengajarkan pemilahan sampah dan pengomposan melalui metode bermain interaktif.
General Manager PT Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong, Muhamad Istifaul Amin, mengatakan bahwa persoalan sampah merupakan isu global yang berdampak besar terhadap kesehatan manusia dan kelangsungan ekosistem.
“Program KELAS KITA tidak hanya menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga alam, tetapi juga menumbuhkan kebiasaan positif dalam pengelolaan sampah serta memperkuat nilai peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak adalah agen perubahan masa depan,” ujarnya.
Direktur Sekolah SMART Cibinong, Abdul Kodir menyambut baik inisiatif tersebut.
“Program KELAS KITA sangat penting dan memberikan pengalaman nyata yang berharga bagi anak-anak. Ini menjadi contoh nyata bagaimana dunia pendidikan dan dunia usaha bisa berkolaborasi untuk menciptakan masa depan yang berkelanjutan,” katanya.
Program KELAS KITA merupakan inisiatif dari Divisi Pengelolaan Limbah Ramah Lingkungan Solusi Bangun Indonesia, Nathabumi, dan telah berjalan sejak 2024. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menangani isu sampah melalui edukasi dan teknologi.
Salah satu peserta, Alkhalifi Rayyan Mulyadi, siswi kelas 5, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya sangat senang karena bisa mendapatkan pelajaran yang baru dan tahu bagaimana caranya membuat kompos,” katanya.
Selain kegiatan edukasi di sekolah, Solusi Bangun Indonesia juga bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam pemanfaatan Refuse-Derived Fuel (RDF) hasil pengelolaan sampah perkotaan, serta menjadi pelopor penerapan teknologi RDF di Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung solusi pengelolaan sampah berkelanjutan.
Editor: B. Supriyadi





































