Presiden Prabowo Akan Umumkan Kembalinya Sistem Penjurusan di SMA pada Hardiknas 2025

prabowo
Presiden Prabowo Subianto (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

TIMETODAY.ID — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan mengumumkan kebijakan besar di bidang pendidikan pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), 2 Mei 2025 mendatang. Salah satu poin penting yang ditunggu publik adalah rencana pemerintah untuk mengembalikan sistem penjurusan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kabar ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, dalam pernyataannya yang dikutip dari Kompas.com, Selasa (22/4/2025). “Kami Komisi X menyetujui penjurusan itu, tapi lagi-lagi itu akan resmi juga diumumkan pada 2 Mei 2025,” ujarnya.

Lalu menyebut bahwa kebijakan ini sempat dihapuskan pada era Mendikbudristek Nadiem Makarim, ketika paradigma pembelajaran berbasis minat dan lintas disiplin lebih dikedepankan. Namun kini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, sistem penjurusan dirasa perlu dikembalikan demi memberikan arah dan fokus pada penguasaan kompetensi siswa.

Advertisement
Baca Juga :  Bupati Bogor Apresiasi Polri Bangun Rumah Ibadah untuk Pembinaan Moral Pemuda

Ujian Tes Kemampuan Akademik Akan Jadi Syarat

Bersamaan dengan pengembalian sistem penjurusan, pemerintah juga berencana menerapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk membantu mengukur minat dan bakat siswa secara objektif.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Menurutnya, tes ini akan menjadi alat ukur awal sebelum siswa memilih jurusan di SMA.

“Dalam TKA itu nanti, tes yang wajib yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika. Untuk mereka yang mengambil IPA, itu nanti dia boleh memilih tambahannya antara Fisika, Kimia, atau Biologi,” jelas Abdul Mu’ti.

Langkah ini diharapkan dapat membantu siswa dan sekolah dalam menentukan penjurusan yang tepat, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan berbasis sains, sosial, maupun bahasa.

Baca Juga :  5 Tahun Menikah, Adly Fairuz dan Angbeen Rishi Resmi Bercerai: Ini Timeline Keretakan Rumah Tangga Mereka

Kebijakan yang Ditunggu

Meskipun pengumuman resminya masih menunggu momentum Hardiknas, kebijakan ini sudah memicu banyak diskusi di kalangan pendidik dan orang tua. Bagi sebagian pihak, sistem penjurusan dianggap lebih memudahkan siswa mendalami bidang yang sesuai dengan potensi mereka. Namun, ada pula yang mempertanyakan fleksibilitas lintas ilmu yang telah diterapkan selama ini.

Apapun itu, kebijakan ini akan menjadi salah satu tonggak penting dalam arah baru pendidikan Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Seluruh mata kini tertuju pada tanggal 2 Mei 2025, untuk melihat sejauh mana perubahan ini akan dijalankan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel