Festival Songkran 2025 di Thailand Dihiasi Kemeriahan dan Duka: 59 Orang Tewas dalam Dua Hari

Festival Songkran
Festival Songkran (istock)

TIMETODAY.ID — Perayaan Festival Songkran 2025 yang meriah di Thailand diwarnai tragedi. Selama dua hari pertama pelaksanaannya, sebanyak 59 orang dilaporkan tewas dan hampir 500 lainnya luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di berbagai wilayah.

Festival Songkran, yang dikenal sebagai perayaan tahun baru Thailand dan perang air terbesar di dunia, dimulai sejak 11 April dan berlangsung hampir sepekan. Meski penuh suka cita, festival ini juga dikenal dengan istilah “tujuh hari berbahaya” karena tingginya angka kecelakaan selama masa libur.

Baca Juga :  Berkedok Ibu Pengganti, Wanita Thailand Dijadikan Budak Sel Telur di Georgia

Berdasarkan laporan Pusat Keselamatan Jalan Raya Thailand, sebanyak 460 kecelakaan tercatat hanya dalam dua hari, yakni Jumat (11/4) dan Sabtu (12/4). Dua penyebab utama kecelakaan adalah mengemudi dalam keadaan mabuk dan mengebut di jalanan umum.

Advertisement

Menteri Kehakiman Thailand, Tawee Sodsong, mengungkapkan bahwa 30 kematian dan 257 korban luka-luka terjadi hanya pada hari kedua perayaan. Wilayah Bangkok mencatat jumlah kematian tertinggi meskipun sebagian besar penduduknya melakukan perjalanan ke luar kota.

Mayoritas korban berusia 20 hingga 29 tahun, kelompok usia yang paling aktif mengikuti euforia festival.

Baca Juga :  KBM HMI Tebar Sembako Gratis di 100 Titik Kelurahan Mulyaharja

Sebagai perbandingan, selama Festival Songkran tahun lalu, 287 orang tewas dalam 2.044 kecelakaan yang terjadi dalam waktu tujuh hari. Angka ini menunjukkan bahwa keselamatan berkendara masih menjadi tantangan besar saat liburan panjang berlangsung.

Pemerintah Thailand terus mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan bertanggung jawab saat berkendara, demi menekan angka kecelakaan yang kerap menjadi sisi kelam dari kemeriahan Songkran.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel