Visa Umrah Baru Saudi Berlaku 1 Tahun, Cek Ketentuannya

Saudi
ilustrasi ibadah haji. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pemerintah Arab Saudi menghadirkan kebijakan baru untuk mempermudah umat Muslim dari berbagai negara dalam menjalankan ibadah umrah. Melalui Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, kini tersedia visa umrah multiple entry dengan masa berlaku hingga satu tahun yang memungkinkan jemaah keluar masuk Arab Saudi lebih dari satu kali tanpa perlu mengajukan visa baru setiap perjalanan.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya Arab Saudi dalam memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi jemaah internasional. Meski demikian, visa tersebut memiliki batasan karena tidak dapat digunakan selama periode penyelenggaraan ibadah haji.

Mengutip Gulf News, visa umrah multiple entry berlaku selama 365 hari sejak tanggal penerbitan. Selama masa berlaku tersebut, pemegang visa dapat melakukan beberapa kali kunjungan dengan total waktu tinggal maksimal 90 hari di Arab Saudi.

Advertisement

Berbeda dengan visa umrah sekali masuk, aturan baru ini membuat jemaah tidak perlu mengurus visa dari awal setiap kali ingin kembali ke Tanah Suci. Namun, setelah meninggalkan Arab Saudi, status visa akan dinonaktifkan sementara dan dapat digunakan kembali setelah seluruh persyaratan perjalanan berikutnya terpenuhi.

Baca Juga :  Daging Kurban ala Timur Tengah: Resep Kebab Rumahan yang Lezat dan Praktis

Wajib melalui paket resmi Nusuk

Visa umrah multiple entry ini dapat diajukan oleh umat Muslim dari berbagai negara. Salah satu ketentuan utama yang harus dipenuhi adalah pemesanan paket umrah resmi melalui platform Nusuk sebelum proses pengajuan visa.

Paket yang tersedia dalam layanan tersebut terdiri dari beberapa pilihan, mulai dari standar, premium, hingga kelas mewah. Layanan dalam paket umumnya mencakup kebutuhan perjalanan seperti pengurusan visa, asuransi wajib umrah, akomodasi hotel, transportasi, konsumsi, hingga layanan perjalanan darat selama berada di Arab Saudi.

Setelah paket dipilih, proses pengajuan visa akan dilakukan oleh biro perjalanan atau agen umrah resmi yang menjadi sponsor perjalanan. Selain visa, jemaah juga wajib mendapatkan izin pelaksanaan umrah (Umrah Permit) melalui aplikasi Nusuk sebelum keberangkatan.

Dokumen yang perlu disiapkan

Calon jemaah yang ingin menggunakan visa umrah multiple entry perlu menyiapkan sejumlah dokumen pendukung, antara lain:

  • Paspor dengan masa berlaku minimal enam bulan.
  • Foto terbaru dengan latar belakang putih.
  • Tiket pesawat pulang atau tiket menuju negara tujuan berikutnya.
  • Bukti pemesanan hotel atau tempat tinggal selama berada di Arab Saudi.
  • Rencana perjalanan (travel itinerary).
Baca Juga :  Netanyahu Kembali Picu Kontroversi, Usul Palestina Pindah ke Arab Saudi

Kisaran biaya visa umrah satu tahun

Biaya yang harus disiapkan jemaah bergantung pada paket perjalanan yang dipilih melalui Nusuk. Paket standar yang sudah mencakup visa, hotel, asuransi, serta transportasi berada di kisaran Rp8,9 juta hingga Rp12 juta.

Sementara itu, paket dengan fasilitas lebih lengkap atau kategori mewah memiliki biaya sekitar Rp22,4 juta hingga Rp31,4 juta.

Meski menawarkan kemudahan untuk melakukan perjalanan berulang dalam satu tahun, setiap keberangkatan tetap harus mengikuti aturan yang berlaku. Jemaah wajib melakukan pemesanan layanan melalui Nusuk, memperoleh izin umrah, serta memastikan seluruh dokumen dan persyaratan perjalanan telah terpenuhi.

Dengan hadirnya visa multiple entry ini, Arab Saudi berharap akses ibadah umrah menjadi semakin mudah bagi umat Muslim dunia sekaligus mendukung peningkatan layanan perjalanan religi secara lebih terorganisir.***

Editor : Syafira

Sumber : CNBCIndonesia.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel