5 Destinasi Wisata yang Jadi Latar Film The Odyssey 2026

The Odyssey
Methoni Castle. Foto: commons.wikimedia.org/C messier

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Film terbaru garapan Christopher Nolan, The Odyssey (2026), tidak hanya menarik perhatian karena deretan bintang besar yang terlibat, tetapi juga karena pemilihan lokasi syutingnya yang spektakuler.

Mengadaptasi puisi epik karya Homer, film ini mengangkat perjalanan panjang Odysseus untuk kembali ke Kerajaan Ithaca setelah Perang Troya. Demi menghadirkan dunia mitologi Yunani secara lebih nyata, Nolan memilih melakukan pengambilan gambar langsung di sejumlah negara dengan lanskap yang masih alami dan kaya sejarah.

Mulai dari benteng kuno di Yunani, pulau Mediterania di Italia, hingga kawasan ekstrem di Islandia, berbagai lokasi tersebut kini ikut mencuri perhatian wisatawan yang ingin melihat langsung tempat-tempat yang muncul dalam film.

Advertisement

Berikut beberapa lokasi syuting The Odyssey yang bisa menjadi inspirasi perjalanan.

1. Yunani, Menyusuri Jejak Dunia Odysseus

Sebagai tempat lahirnya mitologi Yunani, negara ini menjadi pilihan utama Christopher Nolan untuk menghadirkan atmosfer asli kisah Odysseus.

Proses syuting berlangsung di wilayah Messinia, Peloponnesos bagian barat daya, kawasan yang masih menyimpan benteng bersejarah, pantai alami, hingga situs kuno yang cocok menggambarkan perjalanan sang tokoh utama.

Salah satu lokasi yang digunakan adalah Methoni Castle, benteng peninggalan Venesia abad ke-13 yang berdiri di tepi Laut Ionia. Selain itu, produksi juga mengambil gambar di Voidokilia Beach, pantai berbentuk setengah lingkaran yang menjadi salah satu lanskap paling terkenal di kawasan tersebut.

Lokasi lain yang menarik adalah Nestor’s Cave, sebuah gua di kawasan tebing yang dikaitkan dengan kisah Cyclops dalam perjalanan Odysseus, serta Acrocorinth, benteng kuno di atas bukit dekat Corinth yang menawarkan pemandangan luas ke daratan Yunani.

Wisatawan yang datang ke kawasan ini dapat menggabungkan perjalanan sejarah dan alam, mulai dari menjelajahi reruntuhan kuno hingga menikmati panorama pesisir Mediterania.

Baca Juga :  Sinopsis GOHAN, Film Thailand yang Angkat Makna Kehilangan dan Kesetiaan

2. Italia, Menikmati Keindahan Pulau Favignana

Selain Yunani, Christopher Nolan juga membawa produksi film ke Italia, tepatnya wilayah Sisilia yang memiliki hubungan erat dengan berbagai kisah dalam mitologi Mediterania.

Salah satu lokasi utama adalah Pulau Favignana, bagian dari Kepulauan Egadi. Pulau ini terkenal dengan air laut berwarna jernih, tebing batu kapur, serta suasana pesisir yang masih alami.

Favignana bahkan kerap dikaitkan dengan salah satu lokasi dalam perjalanan Odysseus yang disebut dalam karya Homer. Selain mengambil gambar di kawasan pantai, tim produksi juga menggunakan Castello di Santa Caterina, benteng tua yang berada di titik tertinggi pulau.

Pengambilan gambar juga dilakukan di Lipari dan Vulcano, dua pulau vulkanik yang menawarkan pemandangan unik berupa tebing curam, pantai pasir hitam, serta lanskap gunung berapi.

Bagi wisatawan, kawasan ini dapat dijelajahi dengan perjalanan kapal antarpulau sambil menikmati suasana desa pesisir khas Italia selatan.

3. Maroko, Menghidupkan Kota Troya di Aït Benhaddou

Salah satu lokasi yang paling mencuri perhatian dalam produksi The Odyssey adalah Aït Benhaddou di Maroko.

Desa berbenteng yang berada di Provinsi Ouarzazate ini dipilih untuk menggambarkan Kota Troya dalam cerita. Bangunan dari bata lumpur, lorong sempit, serta dinding pertahanan kunonya membuat kawasan tersebut terlihat seperti kota dari masa lampau.

Keaslian arsitektur Aït Benhaddou membuat tim produksi tidak membutuhkan banyak perubahan visual. Kawasan ini juga sebelumnya dikenal sebagai lokasi syuting berbagai film besar, termasuk Gladiator.

Selain Aït Benhaddou, proses produksi juga berlangsung di Marrakech, Tahannaout, dan Essaouira. Ketiganya menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari pasar tradisional yang ramai, kawasan Pegunungan Atlas, hingga kota pelabuhan dengan benteng tua di tepi Atlantik.

4. Islandia, Menghadirkan Dunia Gelap Underworld

Berbeda dengan lokasi lain yang identik dengan suasana Mediterania, Islandia menghadirkan nuansa lebih ekstrem untuk film ini.

Baca Juga :  Altro Coffee, Tempat Nongkrong Baru di Bogor, Suasananya Bikin Ogah Pulang

Negara tersebut dipilih untuk menggambarkan adegan ketika Odysseus mencari Tiresias di dunia bawah. Lanskap Islandia yang dipenuhi pantai pasir hitam, gua alami, sungai gletser, dan kawasan vulkanik dianggap mampu menciptakan atmosfer misterius.

Beberapa lokasi yang digunakan antara lain Hjörleifshöfði, Semenanjung Snæfellsnes, Sungai Markarfljót, dan Pelabuhan Landeyjahöfn.

Hjörleifshöfði dikenal dengan formasi batu dan gua yang menghadap langsung ke pantai hitam, sementara Snæfellsnes menawarkan kombinasi gunung, tebing pantai, serta ladang lava dalam satu kawasan.

Wisatawan yang ingin mengeksplorasi lokasi tersebut juga dapat mengunjungi berbagai destinasi populer Islandia seperti Pantai Reynisfjara dan Air Terjun Skógafoss.

5. Skotlandia, Latar Perjalanan Penuh Bahaya

Moray Firth Coast di timur laut Skotlandia menjadi salah satu lokasi yang digunakan untuk menggambarkan perjalanan Odysseus menuju Pulau Circe.

Kawasan pesisir ini dipilih karena memiliki kombinasi tebing laut, kastel tua, hutan, dan desa nelayan yang masih mempertahankan karakter aslinya.

Beberapa titik pengambilan gambar berada di Findlater Castle, Burghead, Culbin Forest, hingga Buckie Harbour.

Meski tidak sepopuler destinasi wisata Skotlandia lainnya, kawasan Moray Firth menawarkan suasana yang lebih tenang dengan pemandangan alam yang dramatis.

Wisatawan dapat menikmati perjalanan darat sambil menjelajahi reruntuhan kastel, pantai berbatu, hingga pelabuhan kecil yang masih aktif digunakan masyarakat setempat.

Menjelajah Dunia The Odyssey di Dunia Nyata

Lokasi syuting The Odyssey menunjukkan bagaimana Christopher Nolan memanfaatkan keindahan alam dan situs bersejarah untuk membangun dunia epik tanpa hanya mengandalkan efek visual.

Dari benteng kuno Yunani hingga lanskap liar Islandia, setiap tempat memiliki cerita dan daya tarik tersendiri.

Bagi pencinta film sekaligus wisatawan, destinasi-destinasi tersebut bisa menjadi pilihan menarik untuk merasakan langsung atmosfer perjalanan Odysseus di dunia nyata.***

Editor : Syafira

Sumber : idntimes.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel