TIMETODAY.ID, JAKARTA — Cetirizine merupakan salah satu obat antihistamin yang sering digunakan untuk meredakan berbagai gejala alergi, seperti bersin, hidung meler, mata berair, gatal pada kulit, hingga biduran. Agar bekerja optimal dan aman, penggunaan obat ini harus disesuaikan dengan dosis yang tepat.
Dosis cetirizine berbeda pada setiap orang. Penentuannya bergantung pada usia, kondisi kesehatan, serta bentuk sediaan obat yang digunakan, baik tablet maupun sirop.
Dosis cetirizine untuk dewasa
Orang dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas umumnya dianjurkan mengonsumsi 10 mg sekali sehari. Dosis tersebut setara dengan satu tablet 10 mg atau 10 ml sirop berkekuatan 1 mg/ml.
Pada sebagian orang yang lebih sensitif terhadap obat antihistamin, dokter dapat memberikan dosis awal yang lebih rendah, yaitu 5 mg per hari.
Dosis untuk anak usia 6–12 tahun
Anak usia 6–12 tahun umumnya dapat diberikan:
- 5 mg dua kali sehari, atau
- 10 mg sekali sehari, sesuai tingkat keparahan gejala dan respons terhadap pengobatan.
Untuk kelompok usia ini, bentuk sirop biasanya lebih mudah diberikan. Orang tua disarankan menggunakan sendok atau gelas takar obat agar dosis yang diberikan lebih akurat.
Dosis untuk anak usia 2–6 tahun
Pada anak usia 2–6 tahun, dosis yang umum digunakan adalah:
- 2,5 mg dua kali sehari, atau
- 5 mg sekali sehari.
Cetirizine pada usia ini umumnya diberikan dalam bentuk sirop dan penggunaannya sebaiknya mengikuti petunjuk dokter maupun aturan pada kemasan.
Perlu penyesuaian pada kondisi tertentu
Tidak semua orang dapat menggunakan dosis standar. Lansia serta penderita gangguan ginjal atau gangguan hati mungkin memerlukan penyesuaian dosis karena proses pembuangan obat dari tubuh berlangsung lebih lambat.
Sementara itu, ibu hamil dan menyusui dianjurkan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi cetirizine agar manfaat dan risikonya dapat dipertimbangkan sesuai kondisi masing-masing.
Cara menggunakan cetirizine dengan benar
Agar manfaat obat lebih maksimal, perhatikan beberapa hal berikut:
- Konsumsi sesuai dosis yang dianjurkan dokter atau petunjuk pada kemasan.
- Telan tablet dengan air putih tanpa dikunyah atau dihancurkan, kecuali atas anjuran dokter.
- Untuk bentuk sirop, kocok botol terlebih dahulu sebelum digunakan.
- Gunakan alat takar khusus agar dosis tetap tepat.
- Simpan obat di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.
- Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
Jika lupa mengonsumsi cetirizine, segera minum saat teringat. Namun, bila sudah mendekati jadwal dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupa dan lanjutkan sesuai jadwal. Hindari menggandakan dosis karena dapat meningkatkan risiko efek samping.
Waspadai efek samping
Meski umumnya aman digunakan sesuai aturan, cetirizine dapat menyebabkan kantuk pada sebagian orang, terutama pada awal penggunaan. Karena itu, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin apabila merasa mengantuk setelah mengonsumsi obat ini.
Apabila gejala alergi tidak membaik, justru semakin berat, atau muncul reaksi yang tidak biasa setelah mengonsumsi cetirizine, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.***
Editor : Syafira
Sumber : alodokter.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































