TIMETODAY.ID, JAKARTA — Tren perawatan kulit terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilih produk skincare. Tak hanya memperhatikan kandungan aktif seperti niacinamide, retinol, atau vitamin C, kini banyak konsumen juga mencari produk dengan label paraben-free, fragrance-free, dan alcohol-free.
Label tersebut kerap ditemukan pada produk yang ditujukan untuk kulit sensitif. Namun, apakah skincare tanpa paraben, pewangi, dan alkohol benar-benar lebih baik untuk semua jenis kulit?
Paraben berfungsi sebagai pengawet
Paraben merupakan bahan pengawet yang umum digunakan dalam produk kosmetik dan skincare untuk mencegah pertumbuhan bakteri maupun jamur. Kandungan ini membantu menjaga kualitas produk agar tetap aman digunakan selama masa penyimpanan.
Meski sebagian orang menghindarinya karena khawatir memicu iritasi atau alergi, penggunaan beberapa jenis paraben masih diizinkan dalam batas konsentrasi tertentu yang dinilai aman oleh berbagai lembaga kesehatan dan regulator.
Fragrance berisiko memicu iritasi pada kulit sensitif
Fragrance atau pewangi ditambahkan untuk memberikan aroma yang lebih nyaman pada produk skincare. Namun, kandungan ini juga dikenal sebagai salah satu penyebab iritasi dan dermatitis kontak, terutama pada pemilik kulit sensitif.
Karena itu, orang dengan kulit sensitif, eksim, psoriasis, maupun kondisi kulit yang mudah mengalami kemerahan umumnya disarankan memilih produk fragrance-free.
Perlu diketahui, istilah fragrance-free berbeda dengan unscented. Produk fragrance-free tidak mengandung pewangi tambahan, sedangkan produk unscented masih dapat menggunakan bahan tertentu untuk menutupi aroma alami formulanya.
Tidak semua alkohol berdampak buruk
Banyak orang menganggap seluruh jenis alkohol dalam skincare harus dihindari. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Beberapa jenis fatty alcohol, seperti cetyl alcohol, stearyl alcohol, dan cetearyl alcohol, justru bermanfaat untuk menjaga kelembapan kulit sekaligus memberikan tekstur produk yang lebih lembut.
Sebaliknya, alkohol sederhana seperti ethanol, alcohol denat., atau isopropyl alcohol dapat membuat kulit lebih mudah kering, terutama jika digunakan terlalu sering oleh pemilik kulit sensitif atau kulit kering.
Siapa yang cocok menggunakan skincare ini?
Produk skincare tanpa paraben, fragrance, dan alkohol umumnya lebih direkomendasikan bagi pemilik kulit sensitif, kulit yang mudah iritasi, penderita eksim, dermatitis, maupun rosacea.
Selain itu, produk dengan formula lebih lembut juga cocok digunakan oleh mereka yang sedang memakai bahan aktif seperti retinol, AHA, BHA, atau benzoyl peroxide, serta bagi orang yang tengah memperbaiki skin barrier.
Sesuaikan dengan kebutuhan kulit
Meski menawarkan formula yang lebih ramah untuk kulit sensitif, bukan berarti semua orang harus menghindari paraben, fragrance, maupun alkohol.
Bagi pemilik kulit normal yang tidak memiliki riwayat iritasi atau alergi terhadap kandungan tersebut, produk yang mengandung paraben, pewangi, atau jenis alkohol tertentu belum tentu menimbulkan masalah.
Karena itu, memilih skincare sebaiknya tidak hanya berdasarkan label pada kemasan, tetapi juga disesuaikan dengan jenis, kondisi, dan kebutuhan kulit masing-masing.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































