
TIMETODAY.ID, BOGOR – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan kuota 270 siswa untuk Sekolah Rakyat Permanen Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kuota tersebut terdiri dari 30 siswa jenjang SD, 120 siswa jenjang SMP, dan 120 siswa jenjang SMA.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Daerah Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Adri Prasista mengatakan, penetapan calon siswa dilakukan melalui rapat pleno, Kamis (16/7/2026).
“Jadi hari ini kita melaksanakan pleno untuk calon siswa Sekolah Rakyat. Kita di Bogor diberikan oleh Kemensos ada Sekolah Rakyat Permanen di Jasinga. Kita diberi kuota untuk tingkat SD 30, SMP 120, SMA 120. Hari ini kita tetapkan calon siswanya,” kata Adri.
Adri menjelaskan, seluruh calon siswa merupakan hasil penjangkauan langsung di lapangan, bukan melalui jalur pendaftaran terbuka. Penjangkauan menyasar keluarga dengan kualifikasi desil 1 dan desil 2, yakni kelompok yang masuk kategori miskin ekstrem.
“Jadi mereka yang menjangkau dengan kualifikasi desil 1 dan desil 2. Siswa yang kita anggap memang sangat membutuhkan. Desil 1 dan desil 2 kan sangat miskin ekstrem,” ujarnya.
Proses penjangkauan tersebut melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta aparatur sipil negara dari Sentra Kementerian Sosial. Mereka mendatangi langsung rumah-rumah keluarga calon siswa untuk memastikan kelayakan penerima manfaat.
Adri memastikan seluruh kebutuhan siswa selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat akan ditanggung pemerintah, mulai dari seragam, perlengkapan sekolah, hingga tempat tinggal.
“Dibantu semua. Mulai dari seragamnya, alat tulisnya, bahkan mereka tinggal di sekolah tersebut. Jadi seperti boarding school,” jelasnya.
Meski calon siswa telah ditetapkan, kegiatan belajar-mengajar belum dapat dimulai lantaran pembangunan gedung Sekolah Rakyat Jasinga masih berlangsung. Pemerintah menargetkan siswa mulai masuk dan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada akhir Juli 2026.
“Kita targetkan di akhir Juli sudah mulai kita antarkan ke sana, sudah mulai MPLS,” tuntas Adri.
Editor : B. Supriyadi
Wartawan : Amelia Azizah
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































