Jaro Ade: Pemkab Bogor Perkuat Koperasi hingga Tingkat Desa

bogor
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade) menghadiri rangkaian peringatan Hari Koperasi sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Bogor memperkuat koperasi dan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah, Jumat (17/7/2026). Foto: Diskominfo Kabupaten Bogor

TIMETODAY.ID, BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor memprioritaskan penguatan tata kelola koperasi, pembinaan kelembagaan, serta kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade mengatakan terdapat tiga fokus utama yang menjadi perhatian pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem koperasi di Kabupaten Bogor.

Fokus pertama adalah pembenahan koperasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, mulai dari pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT), penguatan kepengurusan, hingga pembinaan anggota.

Advertisement

“Kami ingin memastikan koperasi di lingkungan pemerintah daerah memiliki tata kelola yang baik, aktif melaksanakan RAT, dan terus berkembang melalui pembinaan yang berkelanjutan,” kata Jaro Ade, Jumat (17/7/2026).

Fokus kedua, Pemkab Bogor akan meningkatkan pembinaan terhadap sekitar 800 koperasi yang tersebar di wilayahnya agar memiliki tata kelola yang sehat, profesional, dan mampu memberikan manfaat bagi anggotanya.

“Pemerintah harus hadir mendampingi koperasi-koperasi yang belum melaksanakan RAT maupun yang masih membutuhkan pembinaan sehingga menjadi koperasi yang sehat dan kuat,” ujarnya.

Baca Juga :  Hujan Tak Halangi Warga Kunjungi Festival Kuliner Bogor Suka-Suka

Selain itu, pemerintah daerah juga berkomitmen mengawal pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk di 416 desa dan 19 kelurahan. Menurut Jaro Ade, koperasi tersebut diproyeksikan menjadi penggerak aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

“Kami akan terus mengawal agar Koperasi Merah Putih berjalan secara bertahap. Yang pembangunannya sudah selesai akan segera diresmikan, sedangkan yang masih berproses akan terus kami dorong, termasuk mencari solusi terkait kebutuhan lahannya,” tegasnya.

Jaro Ade menjelaskan penguatan koperasi juga dilakukan melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, termasuk pengukuhan pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) serta pameran produk UMKM.

“Peringatan Hari Koperasi ini merupakan rangkaian kegiatan yang menyesuaikan agenda nasional. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi koperasi dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Ajak PKL Wujudkan Alun-alun Tegar Beriman yang Bersih dan Tertata

Ia menilai koperasi dan UMKM merupakan dua sektor yang saling mendukung sehingga perlu terus dikembangkan secara bersamaan.

“Koperasi tidak dapat dipisahkan dari UMKM. Oleh karena itu, kami menghadirkan pameran UMKM sekaligus hiburan masyarakat sesuai arahan Bapak Bupati agar momentum Hari Koperasi menjadi ruang kebersamaan sekaligus penggerak aktivitas ekonomi lokal,” jelasnya.

Terkait sinergi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jaro Ade menegaskan koperasi harus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha.

“Prinsipnya koperasi harus berkolaborasi. Koperasi merupakan bagian dari pergerakan ekonomi dan hubungan antar pelaku usaha (business to business). Persaingan tentu ada, tetapi yang paling penting adalah persaingan yang sehat sehingga mampu mendorong kemajuan Kabupaten Bogor sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia,” pungkasnya.***

Editor : Syafira

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel