TIMETODAY.ID, JAKARTA — Menambahkan perasan jeruk nipis ke dalam makanan ternyata bukan sekadar membuat rasa hidangan menjadi lebih segar. Kebiasaan sederhana ini juga memiliki manfaat bagi kesehatan, terutama dalam membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut kebiasaan tersebut sebagai salah satu contoh baik dari tradisi kuliner masyarakat Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, Budi menjelaskan bahwa penggunaan jeruk nipis pada makanan memberikan manfaat tambahan bagi tubuh.
Menurutnya, kandungan vitamin C dalam jeruk nipis dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi, terutama zat besi yang berasal dari makanan nabati.
“Mending kita nyontoh orang Makassar. Semua makanan dijeruk-nipisin nih sama mereka. Nah, sekarang pertanyaannya, bagus enggak buat kesehatan? Bagus dong! Karena jeruk nipis ini mengandung vitamin C. Jadi, dia akan memudahkan penyerapan zat besi yang ada di makanan. Terus dengan kita nambahin jeruk nipis ini, rasanya jadi segar makanannya,” ujar Budi.
Kandungan Nutrisi Jeruk Nipis
Jeruk nipis termasuk buah sitrus yang kaya akan berbagai nutrisi penting. Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan, buah ini mengandung sejumlah zat gizi seperti kalori, protein, serat, kalsium, fosfor, zat besi, natrium, kalium, tembaga, hingga zinc.
Selain mineral, jeruk nipis juga mengandung berbagai vitamin, termasuk vitamin B1, B2, B3, beta-karoten, serta vitamin C yang dikenal memiliki peran penting bagi kesehatan tubuh.
Kandungan vitamin C pada jeruk nipis membantu proses penyerapan zat besi di saluran pencernaan. Zat besi sendiri merupakan mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Manfaat Lain Jeruk Nipis bagi Kesehatan
Selain membantu penyerapan zat besi, jeruk nipis juga memiliki sejumlah manfaat lain. Kandungan vitamin C dan antioksidannya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dengan mendukung fungsi sel-sel tubuh serta melindungi dari paparan radikal bebas.
Jeruk nipis juga dapat membantu proses pencernaan. Kandungan asam sitrat di dalamnya berperan dalam membantu pemecahan makanan, sementara flavonoid dapat mendukung produksi enzim pencernaan.
Secara tradisional, jeruk nipis juga sering digunakan sebagai bahan alami untuk membantu meredakan keluhan pada saluran pernapasan, seperti batuk dan tenggorokan berdahak.
Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi jeruk nipis tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing, terutama bagi orang yang memiliki masalah lambung sensitif terhadap makanan asam.
Dengan tambahan sederhana seperti perasan jeruk nipis, makanan tidak hanya terasa lebih nikmat, tetapi juga bisa memberikan nilai tambah bagi kesehatan tubuh.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































