Gachiakuta Jadi Anime Baru Terbaik di Anime Expo 2026

Gachiakuta
Poster Anime Gachiakuta, Foto: instagram

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Meski baru memulai penayangannya, anime Gachiakuta langsung mencuri perhatian industri anime internasional. Serial yang tayang eksklusif di Crunchyroll itu berhasil membawa pulang tiga penghargaan sekaligus pada ajang Anime Expo 2026, yakni Serial Baru Terbaik, Desain Karakter Terbaik, dan Seni Latar Belakang Terbaik.

Pencapaian tersebut menjadi kejutan bagi sang sutradara, Fumihiko Suganuma, yang mengaku tidak pernah membayangkan karya debutnya akan mendapat sambutan sebesar itu. Dalam wawancara yang dimuat Crunchyroll saat Anime Expo 2026, ia mengaku rasa bangga itu juga diiringi tekanan yang besar.

“Saya terkejut. Pada saat yang sama, saya juga merasa sangat tertekan,” ujar Suganuma.

Advertisement

Suganuma menjelaskan, Gachiakuta merupakan serial anime pertama yang ia sutradarai. Karena itu, penghargaan yang diterima menurutnya bukan semata hasil kerja pribadi, melainkan buah kolaborasi seluruh tim produksi yang mempercayainya menggarap proyek tersebut.

Baca Juga :  Rekomendasi Anime Seru di Netflix, Visual Keren dan Ceritanya Bikin Nagih

“Ini adalah serial pertama yang saya sutradarai. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh staf yang telah bekerja keras dan mempercayakan proyek besar ini kepada saya,” katanya.

Di balik visual yang memikat, Gachiakuta menawarkan kisah yang mengangkat makna tentang benda-benda yang dianggap tak lagi berguna. Anime ini menyelipkan pesan bahwa sesuatu yang dipandang sebagai “sampah” oleh seseorang masih dapat memiliki nilai bagi orang lain.

Cerita berpusat pada Rudo, seorang anak laki-laki yang dibuang ke Abyss, dunia bawah tempat segala sesuatu yang dianggap tidak berguna berakhir. Di tengah tumpukan limbah, Rudo justru menemukan harapan baru sekaligus menyadari bahwa benda-benda buangan memiliki “jiwa” dan mampu memunculkan kekuatan luar biasa jika diperlakukan dengan penuh makna.

Bagi Suganuma, tantangan terbesar dalam menggarap serial tersebut bukan hanya menyampaikan cerita, tetapi juga memastikan perubahan emosi tokoh utama terasa alami. Menurutnya, karakter Rudo memiliki spektrum emosi yang sangat luas, mulai dari kemarahan hingga kebahagiaan, sehingga transisinya harus dibangun secara bertahap.

Baca Juga :  Batal Baper! Adam McArthur Ungkap Hubungan Asli Yuji Itadori dengan Nobara

“Perubahan emosi dari marah ke bahagia bisa terjadi sangat cepat. Saya harus mengatur intensitasnya secara perlahan agar transisi itu terasa natural bagi para aktor,” ujarnya.

Ia mengakui proses tersebut bukan pekerjaan yang mudah, namun menjadi bagian penting dalam membentuk karakter Rudo agar terasa hidup di layar.

Gachiakuta sendiri diadaptasi dari manga karya Kei Urana. Ceritanya mengangkat isu ketimpangan sosial melalui dunia fiksi, ketika manusia dan barang-barang yang dianggap tak bernilai dibuang ke Abyss. Dari dunia yang penuh penolakan itulah lahir pesan bahwa sesuatu yang dianggap remeh sekalipun masih dapat memiliki arti dan kekuatan jika diberi kesempatan.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel