Gempa Dangkal M3,8 Guncang Toli-Toli Sulawesi Tengah

Gempa
Gempa Magnitudo 3,8 terjadi di Toli-Toli, Sulawesi Tengah, dengan pusat gempa di darat sedalam 10 kilometer. Foto: BMKG

TIMETODAY.ID, JAKARTA Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,8 mengguncang Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, pada Jumat (17/7/2026) pukul 07.32 WIB. Berdasarkan informasi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat sekitar 30 kilometer di timur laut Toli-Toli.

BMKG mencatat episenter gempa berada pada koordinat 1,09 Lintang Utara dan 120,92 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Kedalaman tersebut mengindikasikan gempa termasuk kategori gempa dangkal.

Dalam pembaruan informasi yang disampaikan BMKG, guncangan dirasakan masyarakat di wilayah Toli-Toli dengan intensitas II hingga III pada Skala Modified Mercalli Intensity (MMI).

Advertisement
Baca Juga :  Warganet Keluhkan Kembalinya Cuaca Panas, Ini penjelasan BMKG

“Gempa (UPDATE) Mag:3.8, 17-Jul-26 07:32:50 WIB, Lok:1.09 LU, 120.92 BT (Pusat gempa berada di darat 30 km timur laut Toli-Toli), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II-III Toli-Toli,” tulis BMKG, Jumat (17/7/2026).

Pada intensitas II MMI, getaran umumnya dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang. Sementara pada intensitas III MMI, guncangan terasa jelas di dalam rumah dan menimbulkan kesan seperti ada kendaraan besar yang melintas.

Baca Juga :  Gempa 4,2 SR Terjadi di Gunungkidul, BMKG: Titik Pusat di Laut

BMKG menjelaskan data gempa tersebut merupakan hasil pemutakhiran awal sehingga masih berpotensi mengalami perubahan seiring masuknya data observasi yang lebih lengkap.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Masyarakat diminta tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta terus memantau perkembangan melalui kanal resmi BMKG dan instansi terkait.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel