Resep Nasi Subut Khas Bali, Hidangan Tradisional yang Lezat dan Bergizi

Nasi Subut
Nasi Subut. Foto: Istimewa

TIMETODAY.ID, JAKARTA Nasi Subut adalah makanan tradisional khas Bali yang terbuat dari perpaduan beras, jagung, dan ubi jalar ungu. Kombinasi bahan-bahan tersebut menghasilkan nasi dengan warna yang menarik, tekstur yang pulen sekaligus sedikit kenyal, serta cita rasa gurih dan manis alami.

Hidangan ini berasal dari masyarakat pedesaan di Bali, terutama di wilayah Bali Timur seperti Karangasem. Dahulu, nasi subut menjadi makanan sehari-hari karena memanfaatkan hasil pertanian lokal yang melimpah, seperti jagung dan ubi. Kini, nasi subut tetap digemari sebagai salah satu kuliner tradisional yang kaya nutrisi sekaligus mencerminkan kearifan lokal masyarakat Bali.

Apa Arti Nama Nasi Subut?

Dalam tradisi masyarakat Bali, kata “subut” merujuk pada campuran beberapa bahan pangan yang dimasak menjadi satu. Oleh karena itu, nasi subut tidak hanya menggunakan beras, tetapi juga dipadukan dengan jagung dan ubi sehingga menghasilkan rasa dan tekstur yang khas.

Advertisement

Selain sebagai makanan pokok, nasi subut juga menjadi simbol pemanfaatan hasil bumi secara bijaksana dan upaya menjaga ketahanan pangan sejak dahulu.

Ciri Khas Nasi Subut

Beberapa ciri khas nasi subut yang membedakannya dari nasi putih biasa, antara lain:

  • Menggunakan campuran beras, jagung pipil, dan ubi ungu.
  • Memiliki warna putih, kuning, dan ungu yang alami.
  • Teksturnya lebih padat dan mengenyangkan.
  • Rasanya gurih dengan sedikit sentuhan manis dari ubi.
  • Biasanya disajikan bersama lauk khas Bali, seperti ayam betutu, ikan pindang, sate lilit, sayur urap, atau sambal matah.
Baca Juga :  Festival Pacu Jalur 2025, Tradisi Sungai Kuantan yang Kini Mendunia

Kandungan Gizi Nasi Subut

Karena menggunakan beberapa jenis bahan pangan, nasi subut memiliki kandungan gizi yang lebih beragam dibandingkan nasi putih biasa.

Beberapa nutrisi yang terkandung di dalamnya meliputi:

  • Karbohidrat sebagai sumber energi.
  • Serat dari jagung dan ubi yang membantu melancarkan pencernaan.
  • Vitamin A yang terdapat pada jagung.
  • Vitamin C dan antosianin dari ubi ungu yang berperan sebagai antioksidan.
  • Kalium yang membantu menjaga fungsi otot dan keseimbangan cairan tubuh.

Perpaduan bahan tersebut membuat nasi subut menjadi pilihan makanan yang mengenyangkan sekaligus bernutrisi.

Resep Nasi Subut Khas Bali

Bahan-bahan

  • 300 gram beras, cuci bersih
  • 150 gram jagung pipil segar
  • 200 gram ubi jalar ungu, kupas dan potong dadu kecil
  • 700 ml air (sesuaikan dengan jenis beras)
  • 1 sdt garam
  • 2 lembar daun salam (opsional)
  • 1 batang serai, memarkan (opsional)

Cara Membuat

  1. Siapkan bahan

Cuci bersih beras, jagung pipil, dan ubi ungu.

  1. Campurkan semua bahan

Masukkan beras, jagung, ubi ungu, garam, serta daun salam dan serai jika digunakan ke dalam rice cooker atau panci.

  1. Tambahkan air
Baca Juga :  Resep Sweet Corn Soup Rumahan, Hangat, Gurih, dan Praktis

Tuang air sesuai takaran, lalu aduk hingga semua bahan tercampur rata.

  1. Masak hingga matang

Masak seperti memasak nasi biasa. Jika menggunakan panci, masak hingga air menyusut, kemudian kecilkan api dan tanak hingga matang.

  1. Aduk perlahan

Setelah matang, aduk perlahan agar potongan ubi tetap utuh dan warna bahan tidak tercampur berlebihan.

  1. Sajikan

Nasi subut paling nikmat disantap hangat bersama lauk khas Bali, seperti ayam betutu, sate lilit, ikan bakar, urap sayur, atau sambal matah.

Tips Membuat Nasi Subut

  • Gunakan jagung manis segar agar rasa lebih gurih dan teksturnya renyah.
  • Pilih ubi ungu yang tidak terlalu lembek agar tidak mudah hancur saat dimasak.
  • Perbandingan beras, jagung, dan ubi dapat disesuaikan dengan selera.
  • Tambahkan sedikit santan jika ingin menghasilkan nasi yang lebih gurih.
  • Gunakan beras pulen agar tekstur nasi subut lebih lembut.

Nasi subut menjadi salah satu bukti kekayaan kuliner tradisional Bali yang mengedepankan pemanfaatan bahan pangan lokal. Selain memiliki tampilan yang menarik berkat perpaduan warna alami, hidangan ini juga menawarkan cita rasa yang lezat dan kandungan gizi yang beragam, sehingga cocok dijadikan alternatif makanan pokok yang lebih kaya nutrisi.***

Editor : Syafira

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel