Headphones atau Earbuds, Mana yang Lebih Aman untuk Kesehatan Telinga?

earbuds
ilustrasi memakai Headphones. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Musik telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari aktivitas sehari-hari. Banyak orang memilih mendengarkan lagu favorit melalui earbuds atau headphones saat bekerja, berolahraga, belajar, hingga bersantai. Namun, di balik kenyamanan tersebut, ada risiko yang perlu diperhatikan, yakni kesehatan pendengaran jika perangkat audio digunakan dengan volume terlalu tinggi dalam waktu lama.

Pakar audiologi Pauline Dinnauer, Au.D., yang dikutip dari Hearing Health Foundation, mengingatkan bahwa menjaga volume suara tetap dalam batas aman merupakan langkah penting untuk mencegah gangguan pendengaran.

Batas Aman Volume Suara

Tingkat kerasnya suara diukur menggunakan satuan desibel (dB). Hearing Health Foundation menjelaskan bahwa telinga manusia sebaiknya tidak terpapar suara melebihi 70 dB dalam jangka waktu lama.

Advertisement

Sebagai gambaran, percakapan sehari-hari umumnya berada di kisaran 60 dB sehingga masih tergolong aman. Namun, paparan suara di atas 70 dB secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko kerusakan pendengaran.

Risiko menjadi lebih besar ketika suara mencapai 85 dB atau lebih. Pada tingkat tersebut, paparan yang berulang dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen. Sementara itu, banyak perangkat audio modern mampu menghasilkan suara hingga 85–110 dB apabila volumenya diatur maksimal.

Baca Juga :  Dibintangi Park Bo Young, ‘Gold Land’ Sajikan Kisah Thriller Menegangkan

Terapkan Aturan Volume 60 Persen

Untuk mengurangi risiko tersebut, pengguna disarankan mengikuti aturan sederhana, yakni membatasi volume maksimal sekitar 60 persen dari kapasitas perangkat.

Saat ini sebagian besar ponsel juga telah dilengkapi fitur peringatan ketika volume dianggap terlalu tinggi. Meski demikian, banyak pengguna yang mengabaikan notifikasi tersebut dan tetap menaikkan volume demi mendapatkan pengalaman mendengarkan yang lebih maksimal.

Headphones Dinilai Lebih Aman

Selain mengatur volume, pemilihan perangkat audio juga berpengaruh terhadap kesehatan telinga. Hearing Health Foundation menyebutkan bahwa over-the-ear headphones lebih direkomendasikan dibandingkan earbuds.

Earbuds menyalurkan suara langsung ke dalam saluran telinga sehingga jarak antara sumber suara dan gendang telinga menjadi sangat dekat. Kondisi ini membuat telinga menerima paparan suara yang lebih intens, terutama ketika volume diputar tinggi.

Di sisi lain, penggunaan earbuds juga berpotensi mendorong kotoran telinga masuk lebih dalam ke saluran telinga. Penumpukan kotoran dapat menyebabkan pendengaran terasa berkurang sehingga pengguna cenderung menaikkan volume musik, yang justru meningkatkan risiko kerusakan pendengaran.

Baca Juga :  PKRS RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang dan Dokter Muda dari Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta Edukasi Pengunjung Tentang Kesehatan Wanita

Sementara itu, over-the-ear headphones tidak ditempatkan langsung di dalam saluran telinga sehingga distribusi suara dinilai lebih aman dan nyaman untuk penggunaan dalam durasi yang lebih lama.

Manfaatkan Fitur Peredam Kebisingan

Menghindari penggunaan perangkat audio sepenuhnya tentu bukan pilihan yang realistis di era digital. Karena itu, langkah yang lebih bijak adalah menggunakan perangkat secara aman.

Salah satu cara yang disarankan adalah memilih headphones dengan fitur noise-canceling atau peredam kebisingan. Teknologi ini membantu mengurangi suara dari lingkungan sekitar sehingga pengguna tidak perlu menaikkan volume musik secara berlebihan saat berada di tempat ramai, seperti jalan raya atau transportasi umum.

Dengan mengatur volume tetap rendah, memilih perangkat yang tepat, dan membatasi durasi penggunaan, kebiasaan mendengarkan musik dapat tetap dinikmati tanpa mengabaikan kesehatan pendengaran dalam jangka panjang.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel