Jukut Adalah Sayuran Kaya Serat, Ini Khasiatnya untuk Kesehatan Tubuh

Jukut
ilustrasi Jukut. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTAJukut menjadi salah satu sayuran hijau yang mudah dijumpai di berbagai pasar tradisional di Indonesia. Selain harganya terjangkau, sayuran ini juga dikenal memiliki beragam kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan, mulai dari serat, vitamin C, vitamin A, magnesium, kalsium, hingga antioksidan.

Dalam bahasa Sunda, “jukut” memiliki arti rumput atau sayuran. Namun, dalam keseharian masyarakat Sunda dan Jawa Barat, istilah tersebut umumnya merujuk pada sayuran hijau tertentu, terutama selada air (watercress), yang kerap diolah menjadi tumisan, lalapan, sayur rebus, maupun gorengan.

Berkat kandungan gizinya, jukut dipercaya dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.

Advertisement

1. Membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan

Jukut mengandung serat dan kadar air yang cukup tinggi. Kombinasi kedua nutrisi tersebut membantu memperlancar proses pencernaan, sehingga dapat mengurangi risiko sembelit atau sulit buang air besar.

Selain itu, serat juga berperan menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus yang penting untuk mendukung kesehatan saluran cerna secara menyeluruh.

2. Menjaga tulang dan gigi tetap kuat

Kandungan kalsium, vitamin K, dan magnesium dalam jukut berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Baca Juga :  Jadwal Final Thailand Masters 2026: RI Punya 6 Wakil

Vitamin K membantu proses pembentukan jaringan tulang, sedangkan magnesium mendukung penyerapan kalsium agar berlangsung lebih optimal. Dengan asupan nutrisi yang cukup, risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis seiring bertambahnya usia juga dapat ditekan.

3. Mendukung daya tahan tubuh

Vitamin C yang terdapat dalam jukut membantu meningkatkan fungsi sistem imun, termasuk mendukung kerja sel darah putih dalam melawan infeksi.

Di sisi lain, kandungan antioksidan berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga daya tahan tubuh dapat tetap terjaga.

4. Menjaga kesehatan mata

Jukut juga mengandung vitamin A yang berperan menjaga kelembapan mata serta membantu mempertahankan fungsi penglihatan.

Selain itu, kandungan lutein dan zeaxanthin di dalamnya diketahui dapat membantu melindungi mata dari dampak paparan sinar biru maupun sinar matahari, sekaligus menurunkan risiko gangguan mata akibat penuaan, seperti katarak dan degenerasi makula.

5. Baik untuk kesehatan jantung

Sayuran hijau ini memiliki kadar natrium yang rendah, namun kaya akan kalium dan magnesium.

Kalium membantu menjaga tekanan darah tetap stabil dengan mendukung fungsi pembuluh darah, sementara magnesium berperan dalam menjaga irama detak jantung. Apabila dikonsumsi secara rutin bersama pola makan bergizi seimbang, jukut dapat membantu mendukung kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Baca Juga :  5 Gunung Berapi Paling Aktif dan Berbahaya di Indonesia

Tips memilih dan mengolah jukut agar nutrisinya tetap terjaga

Agar manfaat jukut dapat diperoleh secara maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih maupun mengolahnya, di antaranya:

  • Pilih daun yang berwarna hijau segar dengan batang yang masih kokoh dan tidak layu.
  • Cuci hingga bersih menggunakan air mengalir, terutama jika akan dikonsumsi sebagai lalapan.
  • Hindari memasak terlalu lama agar vitamin dan antioksidan tidak banyak hilang. Merebus atau menumis sebentar menjadi pilihan yang lebih baik.
  • Gunakan minyak yang lebih sehat, seperti minyak zaitun atau minyak alpukat, serta batasi penggunaan garam saat mengolahnya.
  • Simpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin dan sebaiknya dikonsumsi dalam waktu dua hingga tiga hari setelah dibeli agar kualitas nutrisinya tetap terjaga.

Meski memiliki banyak kandungan gizi yang bermanfaat, sejumlah manfaat kesehatan jukut masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Karena itu, konsumsi sayuran ini sebaiknya tetap dilakukan dalam jumlah yang wajar dan diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang serta gaya hidup aktif untuk memperoleh manfaat kesehatan yang optimal.***

Editor : Syafira

Sumber : alodokter.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel