TIMETODAY.ID, JAKARTA — Menyapu, mengepel, dan merapikan rumah setiap hari memang penting untuk menjaga kebersihan. Namun, rutinitas tersebut belum tentu mampu menghilangkan kotoran yang tersembunyi di sudut-sudut rumah. Di sinilah deep cleaning berperan, yakni pembersihan menyeluruh yang menyasar area yang jarang tersentuh saat bersih-bersih rutin.
Selain membuat rumah lebih bersih, deep cleaning juga membantu mengurangi penumpukan debu, bakteri, jamur, hingga alergen yang berpotensi mengganggu kesehatan. Ada beberapa tanda yang bisa menjadi indikator bahwa rumah sudah membutuhkan pembersihan secara menyeluruh.
1. Gejala alergi lebih sering muncul saat berada di rumah
Apabila Anda atau anggota keluarga mulai sering mengalami bersin, hidung tersumbat, mata gatal, atau keluhan alergi lainnya ketika berada di dalam rumah, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya penumpukan debu dan alergen.
Area yang jarang dibersihkan, seperti bawah furnitur, karpet, ventilasi udara, maupun sudut ruangan, sering kali menjadi tempat berkumpulnya tungau debu dan partikel lain yang memicu alergi.
Berdasarkan informasi dari United States Environmental Protection Agency (EPA), berbagai alergen di dalam rumah seperti jamur, tungau debu, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, hingga hama seperti tikus dan kecoa dapat memicu asma, rhinosinusitis alergi, serta sakit kepala pada sebagian orang. Jika gejala tersebut lebih sering muncul saat berada di rumah, deep cleaning sebaiknya segera dilakukan.
2. Bau apek atau tidak sedap sulit hilang
Rumah yang tetap mengeluarkan aroma kurang sedap meski telah dibersihkan secara rutin juga patut diwaspadai. Bau tersebut umumnya berasal dari area tersembunyi yang luput dari pembersihan, seperti saluran pembuangan, bagian belakang peralatan dapur, karpet, atau sistem ventilasi.
Kondisi itu biasanya disebabkan oleh penumpukan bakteri, jamur, maupun kotoran yang telah mengendap dalam waktu lama. Menggunakan pengharum ruangan hanya membantu menyamarkan aroma untuk sementara, sedangkan deep cleaning dapat membersihkan sumber penyebab bau secara menyeluruh.
3. Muncul jamur atau noda membandel
Kemunculan bercak hitam, kehijauan, atau noda yang terus muncul kembali di area lembap, seperti kamar mandi maupun belakang lemari dan kulkas, menjadi tanda lain bahwa rumah memerlukan pembersihan lebih mendalam.
Selain mengganggu tampilan rumah, jamur yang dibiarkan berkembang juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, maupun penderita asma.
Laporan dari National Institutes of Health (NIH) menyebutkan bahwa alergen di dalam ruangan dapat memicu gejala asma, menurunkan fungsi paru-paru, hingga memengaruhi kualitas hidup pada orang yang sensitif terhadap alergen tersebut.
Melakukan deep cleaning secara berkala tidak hanya membuat rumah tampak lebih bersih, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi seluruh penghuni. Jika mulai muncul salah satu tanda di atas, tidak ada salahnya menjadwalkan pembersihan menyeluruh agar kualitas udara dan kebersihan rumah tetap terjaga.***
Editor : Syafira
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































