Mengenal Sinestesia, Kondisi Langka yang Dialami Olivia Rodrigo dan Billie Eilish

sinestesia
Olivia Rodrigo dan Billie Eilish . Foto: Stefanie Keenan/Getty Images

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Bagi sebagian besar orang, musik hanya dinikmati melalui pendengaran. Namun, ada sebagian kecil orang yang mengalami pengalaman berbeda, yakni mampu “melihat” musik dalam bentuk warna, pola, atau sensasi tertentu. Fenomena neurologis ini dikenal dengan istilah sinestesia.

Penyanyi muda Olivia Rodrigo menjadi salah satu figur publik yang mengaku mengalami kondisi tersebut. Dalam wawancara bersama Vogue pada 2022, pelantun Drivers License itu mengatakan dirinya memiliki baby synesthesia atau bentuk ringan dari sinestesia.

Apa itu sinestesia?

Sinestesia merupakan kondisi neurologis ketika rangsangan pada satu indra secara otomatis memicu pengalaman pada indra lainnya. Salah satu bentuk yang paling sering ditemukan adalah seseorang melihat warna tertentu saat mendengar suara atau musik.

Advertisement

Berdasarkan penjelasan American Psychological Association, diperkirakan sekitar satu dari 2.000 orang mengalami sinestesia. Namun, sejumlah peneliti menilai angka tersebut kemungkinan lebih tinggi karena banyak orang tidak menyadari bahwa pengalaman yang mereka alami termasuk sinestesia.

Baca Juga :  Mengenal Ragam Alat Musik Tradisional Indonesia dan Sejarah Singkatnya

Berbeda dengan halusinasi, pengalaman sensorik pada penderita sinestesia terjadi secara konsisten. Misalnya, sebuah lagu akan selalu memunculkan warna yang sama setiap kali didengar.

Lagu-lagu Olivia Rodrigo memiliki warna berbeda

Olivia Rodrigo mengungkapkan bahwa hampir setiap lagu dalam album debutnya, SOUR, memiliki identitas warna tersendiri di benaknya.

Menurutnya, lagu drivers license selalu identik dengan warna ungu. Sementara good 4 u memunculkan nuansa ungu kebiruan, jealousy, jealousy terlihat merah terang, sedangkan deja vu menghadirkan perpaduan warna oranye, merah muda, dan ungu pastel.

Pengalaman tersebut bahkan memengaruhi konsep visual albumnya. Olivia mengaku memilih warna ungu sebagai identitas era SOUR karena warna itu paling sering muncul ketika ia memikirkan keseluruhan album.

Billie Eilish juga mengalaminya

Olivia bukan satu-satunya musisi yang memiliki sinestesia. Penyanyi peraih Grammy, Billie Eilish, juga pernah mengungkapkan bahwa kondisi tersebut memengaruhi proses kreatifnya.

Baca Juga :  10 Ide Lomba Agustusan Unik Selain Balap Karung dan Makan Kerupuk

Billie mengatakan dirinya menghubungkan musik dengan warna, bentuk, tekstur, bahkan aroma. Baginya, setiap lagu harus memiliki identitas visual dan sensasi tertentu sehingga turut memengaruhi konsep musik, video, hingga gaya busana yang dipilih.

Masih menjadi misteri bagi ilmuwan

Hingga kini, penyebab pasti sinestesia masih terus diteliti. Sejumlah ilmuwan menduga kondisi ini berkaitan dengan hubungan yang lebih kuat antara area-area sensorik di otak sehingga rangsangan pada satu indra dapat memicu respons pada indra lainnya.

Meski terdengar tidak biasa, sinestesia bukan merupakan gangguan kesehatan mental dan umumnya tidak memerlukan pengobatan. Banyak orang yang mengalaminya justru menganggap kondisi tersebut sebagai keunikan yang membantu meningkatkan kreativitas.

Tak heran jika sejumlah seniman, musisi, penulis, hingga ilmuwan diketahui memiliki sinestesia dan memanfaatkannya dalam proses berkarya. Fenomena ini sekaligus menunjukkan bahwa cara kerja otak manusia masih menyimpan banyak hal menarik yang terus dipelajari para peneliti.***

Editor : Syafira

Sumber : Okezone.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel