TIMETODAY.ID, JAKARTA — Lari merupakan salah satu olahraga paling praktis yang bisa dilakukan kapan saja. Namun, banyak orang masih bertanya-tanya, lebih baik lari pagi atau lari sore? Jawabannya bergantung pada tujuan dan kondisi masing-masing individu karena keduanya memiliki manfaat yang berbeda.
Manfaat Lari Pagi
- Lebih mudah menjadi rutinitas
Lari pagi dilakukan sebelum aktivitas harian dimulai sehingga risiko batal karena pekerjaan, rapat, atau urusan mendadak menjadi lebih kecil. Karena itu, banyak orang lebih mudah menjaga konsistensi olahraga di pagi hari. - Membantu meningkatkan kualitas tidur
Paparan sinar matahari pagi membantu mengatur ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Kondisi ini membuat tubuh lebih mudah mengenali waktu untuk aktif dan waktu untuk beristirahat sehingga kualitas tidur malam dapat meningkat. - Berpotensi meningkatkan pembakaran lemak
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa olahraga sebelum sarapan dapat meningkatkan oksidasi lemak. Oleh karena itu, lari pagi sering dipilih oleh mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan. - Membantu meningkatkan mood dan fokus
Saat berlari, tubuh melepaskan endorfin yang dapat memicu perasaan senang dan mengurangi stres. Tak heran jika banyak orang merasa lebih segar, fokus, dan produktif setelah berolahraga di pagi hari.
Manfaat Lari Sore
- Performa tubuh cenderung lebih optimal
Pada sore hari, suhu tubuh berada pada titik yang lebih tinggi dibanding pagi hari. Otot dan sendi juga sudah lebih siap karena telah digunakan beraktivitas sepanjang hari. Kondisi ini membuat performa lari sering kali lebih baik. - Cocok untuk latihan intensitas tinggi
Jika tujuan Anda meningkatkan kecepatan, daya tahan, atau melakukan latihan interval dan tempo run, sore hari bisa menjadi waktu yang lebih ideal karena tubuh berada dalam kondisi yang lebih siap. - Membantu mengurangi stres setelah bekerja
Setelah menjalani aktivitas yang padat, lari sore dapat menjadi sarana melepaskan ketegangan fisik dan mental. Aktivitas ini membantu pikiran lebih rileks sebelum memasuki waktu istirahat malam. - Penggunaan energi lebih efisien
Banyak pelari merasa lari sore terasa lebih ringan meski jarak dan intensitasnya sama. Hal ini berkaitan dengan kondisi metabolisme dan kesiapan tubuh yang umumnya lebih optimal pada sore hingga awal malam.
Jadi, Pilih Lari Pagi atau Lari Sore?
Jika tujuan Anda adalah:
- Menurunkan berat badan
- Membentuk kebiasaan olahraga
- Memperbaiki kualitas tidur
- Meningkatkan energi sepanjang hari
Lari pagi bisa menjadi pilihan yang lebih tepat.
Sementara jika tujuan Anda adalah:
- Meningkatkan performa lari
- Mengejar pace yang lebih cepat
- Melakukan latihan intensitas tinggi
- Melepas stres setelah bekerja
Lari sore dapat memberikan hasil yang lebih optimal.
Yang Terpenting Adalah Konsistensi
Pada akhirnya, tidak ada waktu yang mutlak lebih baik untuk semua orang. Waktu terbaik untuk berlari adalah waktu yang paling sesuai dengan jadwal dan mampu Anda lakukan secara rutin dalam jangka panjang. Sebab manfaat terbesar dari olahraga bukan berasal dari kapan dilakukan, melainkan dari konsistensi melakukannya secara teratur.***
Editor : Syafira
Sumber : CNNIndonesia.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































