
TIMETODAY.ID, SANGIHE – Jalanan menanjak di Kampung Lengganeng, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, itu tidak panjang, tetapi setiap langkahnya menyimpan kejutan. Pohon-pohon rindang yang mengiringi perjalanan perlahan membuka diri, dan tiba-tiba, di hadapan kaki, terhampar panorama yang membuat langkah sejenak terhenti: perbukitan hijau yang mengombak, lautan biru yang membentang tanpa batas, dan langit cerah yang menutup semuanya dengan sempurna. Inilah Puncak Lose Lengganeng, surga hijau di ujung Sangihe yang kian ramai disebut.
Setiap akhir pekan, kawasan ini menjadi tujuan pelarian dari rutinitas. Wisatawan lokal hingga pelancong dari luar daerah silih berganti hadir, datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas, membawa serta satu niat yang sama: menyusuri ketinggian dan menghirup udara yang jarang bisa ditemukan di tempat lain.
Panorama yang Berbicara Sendiri
Dari atas Puncak Lose, mata dimanjakan oleh lanskap yang jarang tersaji dalam satu bingkai: perbukitan yang menghijau, lautan yang membiru, dan langit yang pada hari-hari terbaiknya berwarna jingga ketika senja tiba.
Udara sejuk yang mengalir bebas menjadikan tempat ini terasa berbeda dari kebanyakan destinasi wisata di Sangihe. Di sini, pengunjung tidak sekadar melihat, tetapi benar-benar merasakan.
Josua, salah seorang pengunjung, mengaku sudah beberapa kali mengajak teman-temannya naik ke Puncak Lose. Baginya, tempat ini punya daya tarik yang sulit dijelaskan dengan kata-kata biasa.
“Di sini kita bisa lihat pemandangan yang luar biasa, udaranya segar, cocok untuk melepas penat setelah aktivitas selama seminggu,” ujarnya dikutip dari beritasatu.com. Senin (17/5/2026).
Surga Para Pemburu Momen
Bagi generasi yang tumbuh bersama kamera di genggaman, Puncak Lose adalah lahan subur untuk berburu foto. Berbagai sudut alami yang fotogenik tersebar di seluruh kawasan, mulai dari siluet pepohonan saat fajar, hingga gradasi warna langit ketika matahari tenggelam di balik cakrawala Sangihe.
Momen matahari terbit dan terbenam menjadi waktu paling dinantikan. Tidak sedikit pengunjung yang sengaja datang lebih awal atau bertahan hingga sore demi mendapatkan satu foto yang sempurna.
Menggerakkan Nadi Ekonomi Warga
Keramaian yang hadir setiap akhir pekan bukan hanya menjadi kegembiraan bagi wisatawan. Bagi warga sekitar, arus pengunjung yang terus bertumbuh perlahan menggerakkan roda ekonomi lokal.
Sejumlah warga mulai membuka lapak sederhana, menjajakan makanan dan minuman ringan di sepanjang area wisata. Kehadiran mereka melengkapi pengalaman berkunjung sekaligus memberi makna lebih dalam bagi setiap rupiah yang dibelanjakan di sana.
Dampaknya terasa nyata, terutama saat musim liburan dan akhir pekan panjang, ketika kunjungan melonjak dan lapak-lapak kecil itu tak pernah sepi pembeli.
Menjaga Agar Keindahan Tak Pudar
Di balik pesona yang ditawarkan, ada tanggung jawab yang tidak boleh absen. Wisatawan diimbau untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sebuah kesadaran kolektif yang menentukan apakah keindahan Puncak Lose akan bertahan untuk generasi mendatang, atau perlahan memudar ditelan kelalaian.
Dengan potensi alam yang begitu kaya, Puncak Lose Lengganeng diyakini memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dukungan pemerintah daerah yang konsisten, bersanding dengan partisipasi aktif masyarakat, akan menjadi fondasi yang menentukan seberapa jauh nama Puncak Lose bisa melangkah melampaui batas pulau, menembus peta wisata nasional.







































