Enam Negara Teluk Sepakat Ambil Tindakan Pertahanan Hadapi Eskalasi Iran

negara
ilustrasi bendera iran. Foto: istock

TIMETODAY.ID, JAKARTA Negara-negara kawasan Teluk menyatakan kesiapan untuk mempertahankan keamanan regional menyusul meningkatnya ketegangan militer dengan Iran. Komitmen tersebut muncul setelah pertemuan darurat para menteri luar negeri anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang digelar secara virtual pada Minggu (1/3/2026) waktu setempat.

Pertemuan itu diikuti enam negara anggota GCC, yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Oman, Qatar, dan Kuwait. Seluruh negara tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami dampak serangan balasan Iran.

Dalam pernyataan bersama, para menteri meninjau situasi keamanan terbaru sekaligus mengevaluasi kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan tersebut.

Advertisement

Negara-negara Teluk tersebut “akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan keamanan dan stabilitas mereka serta untuk melindungi wilayah, warga negara, dan penduduk mereka, termasuk opsi untuk merespons agresi,” demikian pernyataan bersama yang dirilis setelah pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Sekretariat DPRD Kabupaten Bogor Berbagi, 400 Takjil Dibagikan Gratis ke Masyarakat

GCC juga menyerukan penghentian segera seluruh aksi militer yang berpotensi memperluas konflik. Mereka menegaskan stabilitas kawasan Teluk memiliki dampak global.

Stabilitas “kawasan Teluk bukan hanya masalah regional, tetapi pilar fundamental stabilitas ekonomi global.”

Eskalasi Konflik Pasca Serangan AS–Israel

Ketegangan meningkat setelah Iran meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah target di kawasan Teluk. Serangan itu disebut sebagai respons atas operasi militer besar-besaran Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim operasi militer tersebut berhasil menargetkan kepemimpinan Iran secara signifikan.

“Tidak ada yang percaya dengan kesuksesan yang kita raih, sebanyak 48 pemimpin telah tewas dalam satu serangan. Dan ini berlangsung dengan cepat,” kata Trump dalam wawancara dengan media AS, Fox News.

Baca Juga :  450 Jiwa Terdampak Kebakaran, RT 11 Pancoran Siapkan Tenda Darurat

Trump juga menilai operasi militer yang dimulai pada Sabtu (28/2) waktu setempat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak strategis besar.

“Kita melakukan pekerjaan kita bukan hanya untuk kita, tetapi untuk dunia. Dan semuanya berjalan lebih cepat dari jadwal,” ucap Trump dalam wawancara terpisah dengan CNBC.

“Situasi saat ini berkembang dengan sangat positif, sangat positif,” tandasnya.

Pernyataan GCC menunjukkan kekhawatiran bahwa konflik tidak lagi bersifat terbatas, melainkan berpotensi meluas menjadi ketegangan regional terbuka yang dapat memengaruhi keamanan energi serta stabilitas ekonomi global.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel