Makin Sering Tampil di Publik, Kim Ju Ae Disebut Calon Penerus Korea Utara

Kim Jong Un bersama putrinya. Foto: via REUTERS/KCNA

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dikabarkan telah menetapkan putrinya, Kim Ju Ae, sebagai calon penerus kepemimpinan. Informasi tersebut diungkapkan anggota parlemen Korea Selatan, Lee Seong-kweun, usai menerima pengarahan dari Badan Intelijen Nasional (NIS).

Dilansir AFP, Minggu (15/2/2026), Lee menyampaikan bahwa NIS menilai Ju Ae kini secara jelas “ditunjuk sebagai penerus”. Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah semakin seringnya Ju Ae tampil dalam berbagai acara resmi kenegaraan.

Menurut Lee, lembaga intelijen Korea Selatan juga mendeteksi tanda-tanda keterlibatan Ju Ae dalam pembahasan kebijakan pemerintah. Peningkatan eksposur publik ini dinilai sebagai bagian dari proses legitimasi politik di negara yang menganut kuat kultus “garis keturunan Paektu”.

Advertisement

Keluarga Kim telah memerintah Korea Utara selama beberapa dekade. Dalam beberapa tahun terakhir, Ju Ae terlihat mendampingi Kim Jong Un dalam berbagai agenda strategis, termasuk kegiatan militer dan seremoni kenegaraan.

Pada Januari lalu, media pemerintah Korea Utara menayangkan momen Ju Ae memberi penghormatan bersama ayahnya di Istana Matahari Kumsusan, lokasi persemayaman pendiri negara Kim Il Sung dan mantan pemimpin Kim Jong Il. Kemunculan itu semakin menguatkan spekulasi mengenai statusnya sebagai pewaris.

Baca Juga :  BMKG: Gempa Dangkal M 4,1 Guncang Bener Meriah Aceh Pagi Ini

Jejak Awal Kemunculan

Berdasarkan laporan BBC dan Independent, Kim Ju Ae diyakini berusia sekitar 13 tahun. Ia merupakan putri dari Kim Jong Un dan istrinya, Ri Sol Ju.

Keberadaan Ju Ae sempat tidak diketahui publik. Namanya pertama kali mencuat pada 2013 melalui pengakuan mantan pebasket Amerika Serikat, Dennis Rodman, dalam wawancara dengan The Guardian.

“Saya menggendong bayi mereka, Ju Ae, dan juga berbicara dengan (istri Kim),” ujar Rodman saat menceritakan kunjungannya ke Korea Utara.

Dalam pengarahan tertutup pada 2023, NIS menyebut Ju Ae tidak pernah terdaftar di lembaga pendidikan formal dan menjalani pendidikan di rumah (home schooling) di Pyongyang. Laporan tersebut juga mengungkap sejumlah hobinya, seperti berkuda, berenang, dan bermain ski. NIS turut melaporkan bahwa Ju Ae memiliki seorang kakak laki-laki dan seorang adik yang jenis kelaminnya belum dapat dipastikan, namun keduanya belum pernah tampil di hadapan publik.

Simbolisme di Panggung Publik

Ju Ae pertama kali muncul di televisi pemerintah Korea Utara pada 2022 saat mendampingi ayahnya meninjau rudal balistik antarbenua terbaru. Sejak itu, intensitas kemunculannya terus meningkat.

Baca Juga :  Xi Jinping Undang Kim Jong Un dan Putin ke Parade Hari Kemenangan China

Media pemerintah, yang sebelumnya tidak menyebut namanya secara langsung, kini kerap menggambarkannya sebagai sosok “yang dicintai”, “yang dihormati”, atau “tokoh besar yang membimbing”. Penyebutan tersebut dinilai sebagai bagian dari pembentukan citra politik.

Sebuah foto resmi pada November 2023 bahkan menempatkan Ju Ae di bagian depan dengan Kim Jong Un di latar belakang—sebuah komposisi yang dianggap analis sebagai langkah simbolis yang tak mungkin terjadi tanpa persetujuan pemimpin tertinggi.

Pada perayaan malam Tahun Baru 2024 di stadion Pyongyang, keduanya terlihat saling mencium pipi di hadapan publik. Dalam sejumlah kesempatan terbaru, Ju Ae juga tampak berjalan sejajar dengan ayahnya, bukan lagi di belakang.

Di Korea Utara, setiap foto yang dirilis media pemerintah diyakini memiliki makna simbolik kuat. Jarang ada figur selain Kim Jong Un yang mendapat penempatan menonjol dalam bingkai resmi negara.

Tahun ini, Ju Ae juga turut mendampingi ayahnya menerima pejabat asing dan disorot dalam liputan acara penting pemerintahan. Rangkaian momen tersebut dinilai semakin mempertegas posisinya dalam struktur kekuasaan masa depan Korea Utara.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel