TIMETODAY.ID, JAKARTA — Ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 tidak hanya menjadi panggung peluncuran kendaraan listrik dan hybrid terbaru. Produsen otomotif asal China, Chery, juga menghadirkan inovasi berbeda dengan menampilkan teknologi robotika canggih melalui sub-brand AiMOGA Robotics.
Salah satu sorotan utama di booth Chery adalah kehadiran robot humanoid bernama MOI. Robot ini dirancang sebagai asisten pintar yang mampu berinteraksi secara natural dengan manusia.
MOI tidak hanya dapat berkomunikasi, tetapi juga menampilkan kemampuan artistik seperti menulis kaligrafi dengan gerakan tangan yang presisi serta menari mengikuti irama musik secara sinkron.
Kemampuan tersebut didukung sistem kecerdasan buatan berbasis otak ganda yang menggabungkan CheryGPT dengan model bahasa besar Deepseek.
Teknologi ini memungkinkan MOI memahami lingkungan secara multimodal, baik melalui penglihatan maupun pendengaran, sehingga dapat berinteraksi secara lebih adaptif dengan pengguna.
MOI juga diklaim mampu melakukan percakapan multibahasa dengan tingkat akurasi sekitar 95 persen, bahkan saat berada di lingkungan yang bising.
Performa geraknya didukung sendi robot berteknologi kepadatan torsi tinggi yang diadaptasi dari sistem motor listrik milik Chery, sehingga menghasilkan gerakan bionik yang halus dan stabil.
Selain kemampuan komunikasi, robot ini dilengkapi sistem navigasi otonom dengan tingkat presisi hingga 5 sentimeter.
MOI juga memiliki kemampuan manipulasi objek berkat struktur tangan dengan derajat kebebasan yang tinggi, memungkinkan robot melakukan berbagai aktivitas secara fleksibel.
Dari sisi keamanan dan standar teknologi, MOI telah mengantongi berbagai sertifikasi Eropa, di antaranya CE-MED untuk keselamatan mesin, CE-RED untuk perangkat radio, serta EN 18031 terkait keamanan siber dan perlindungan data.
Sertifikasi ini menjadikan MOI sebagai salah satu robot humanoid pertama yang memenuhi standar internasional tersebut secara komprehensif.
Chery memproyeksikan robot MOI dapat digunakan dalam berbagai sektor, mulai dari menyambut pengunjung di dealer otomotif, mendukung aktivitas pendidikan, menjadi pendamping aktivitas harian, hingga membantu pekerjaan rumah tangga.
Di masa mendatang, teknologi ini juga berpotensi digunakan dalam sektor industri dan inspeksi.
Selain robot humanoid, Chery turut menampilkan robot berkaki empat atau robodog di IIMS 2026. Robot tersebut menunjukkan kemampuan motorik seperti bersalaman dan duduk, sekaligus memperlihatkan perkembangan teknologi robotika yang semakin adaptif.
AiMOGA Robotics sendiri merupakan divisi khusus Chery yang menggabungkan keahlian manufaktur otomotif dengan pengembangan kecerdasan buatan dan robotika. Sebelum tampil di IIMS 2026, keluarga robot AiMOGA telah diperkenalkan secara global dalam ajang Chery AI Night 2026 di Wuhu, China.
General Manager AiMOGA Robotics, Zhang Guibing, menjelaskan perusahaan tengah mengembangkan blueprint teknologi yang menitikberatkan integrasi otomotif dan robotika secara mendalam.
Ia menegaskan visi AiMOGA untuk menjadi “asisten AI manusia yang terdepan dan terpercaya di dunia” dengan memanfaatkan kekuatan inovasi Chery Group.
Untuk mendukung visi tersebut, AiMOGA menyiapkan peluncuran berbagai robot humanoid dan quadruped yang dirancang untuk beragam sektor, mulai dari pemasaran, pendidikan, pendampingan, industri, hingga layanan rumah tangga.
Dalam rencana jangka menengah hingga 2030, Chery menargetkan penjualan global lebih dari 90.000 unit robot quadruped dan lebih dari 40.000 unit robot humanoid. Target tersebut diharapkan menjadikan robotika sebagai salah satu pilar pertumbuhan baru perusahaan.
Executive Vice General Manager AiMOGA Robotics, Xia Peng, menyebut pencapaian teknologi ini merupakan hasil riset intensif selama tiga tahun. Ia mengungkapkan AiMOGA berhasil meningkatkan kemampuan robot dari level kolaboratif L2 menjadi level asistensi L3.
Kemajuan tersebut ditopang teknologi sendi robot berdaya torsi tinggi, platform cloud MoLink yang berfungsi sebagai pusat kecerdasan robot, serta sistem persepsi multimodal dan model visi-bahasa MoNet yang dikembangkan secara mandiri oleh perusahaan.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































