TIMETODAY.ID, JAKARTA — Penggunaan dashboard camera atau dashcam semakin menjadi kebutuhan bagi banyak pengendara. Perangkat kecil yang terpasang di kendaraan ini tak lagi sekadar aksesori, melainkan dianggap sebagai “saksi digital” yang mampu merekam berbagai kejadian di jalan.
Namun, di balik manfaatnya, muncul kekhawatiran yang kerap menghantui pengguna, yakni risiko aki kendaraan cepat habis akibat penggunaan dashcam yang aktif terus-menerus.
Kekhawatiran tersebut coba dijawab oleh BlackVue melalui inovasi terbaru mereka. Perusahaan ini memperkenalkan teknologi Power Saving Parking Mode yang dirancang untuk menjaga dashcam tetap siaga tanpa membebani daya aki secara berlebihan.
Dalam mode siaga, konsumsi daya diklaim sangat hemat, bahkan berada di bawah 1mA. Dengan sistem tersebut, kamera disebut mampu memantau kondisi kendaraan hingga berminggu-minggu saat parkir tanpa membuat aki kendaraan tekor.
Jika terjadi benturan atau gangguan pada kendaraan, dashcam akan langsung merespons dan mulai merekam dalam waktu kurang dari satu detik.
Teknologi ini menjadi salah satu andalan pada produk terbaru mereka, BlackVue Elite 10-2 CSH, yang diperkenalkan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kehadiran perangkat ini menjadi langkah BlackVue untuk memperkuat posisinya di pasar dashcam premium.
Direktur Pemasaran BlackVue Indonesia, Rudy, menyebut Elite 10-2CH sebagai salah satu inovasi paling mutakhir yang pernah mereka hadirkan.
Menurutnya, perangkat tersebut menawarkan kualitas visual tinggi melalui perekaman dual 4K yang dipadukan dengan pengaturan HDR serta dukungan konektivitas berbasis cloud untuk meningkatkan aspek keselamatan berkendara.
Kemampuan visual menjadi daya tarik utama dashcam ini. Kamera depan mampu merekam video dengan resolusi 4K UHD pada 30 frame per detik. Untuk memastikan hasil gambar tetap tajam dalam berbagai kondisi pencahayaan, BlackVue menyematkan sensor Sony STARVIS 2 serta teknologi 12-Bit Capture.
Teknologi ini memungkinkan kamera menghasilkan warna yang tetap natural bahkan saat kondisi cahaya sangat minim, termasuk pada situasi malam hari dengan pencahayaan di bawah 0,03 Lux melalui fitur Full-Color Night Vision.
Selain kualitas gambar, perangkat ini juga dirancang untuk merespons kondisi darurat secara cepat. Melalui fitur Fast Boot, dashcam dapat langsung aktif dan mulai merekam hanya dalam waktu satu detik setelah mesin kendaraan dinyalakan. Fitur ini memastikan setiap momen perjalanan terekam tanpa jeda berarti.
Untuk menunjang keamanan selama berkendara, dashcam ini dilengkapi teknologi Smart Event Recording. Sensor pada perangkat mampu mendeteksi berbagai kondisi berisiko, seperti pengereman mendadak, benturan, maupun akselerasi ekstrem.
Tak hanya merekam kejadian saat peristiwa berlangsung, fitur Event Buffer juga menyimpan rekaman hingga 10 detik sebelum insiden terjadi, sehingga memberikan bukti visual yang lebih lengkap.
Kenyamanan pengguna turut diperhatikan melalui konektivitas berbasis cloud yang tersedia melalui modul LTE opsional. Dengan fitur ini, pemilik kendaraan dapat memantau kondisi mobil secara real-time melalui ponsel, melakukan komunikasi dua arah, hingga menyimpan cadangan video penting secara otomatis.
BlackVue juga menyematkan Stealth Mode yang memungkinkan lampu indikator LED dimatikan agar keberadaan kamera tidak terlalu mencolok dari luar kendaraan.
BlackVue Elite 10-2 CSH dipasarkan dengan harga sekitar Rp12,29 juta. Namun, selama penyelenggaraan IIMS 2026 yang berlangsung hingga 15 Februari, produk ini ditawarkan dengan potongan harga yang diklaim mencapai 40 persen, menjadikannya lebih menarik bagi pengunjung pameran otomotif tahunan tersebut.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































