Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Ransiki Papua Barat, Berpusat di Laut

gempa
Wilayah Ransiki di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, diguncang gempa pada Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 09.05 WIB. Foto: BMKG

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Aktivitas warga di Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, sempat diwarnai guncangan gempa bumi pada Rabu pagi (11/2/2026). Getaran yang terjadi sekitar pukul 09.05 WIB itu membuat sebagian warga merasakan goyangan ringan hingga sedang, meski tidak berlangsung lama.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki kekuatan Magnitudo 3,8. Gempa tergolong dangkal karena pusatnya berada pada kedalaman sekitar 10 kilometer, sehingga getarannya masih dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah Ransiki dengan intensitas skala III Modified Mercalli Intensity (MMI).

Baca Juga :  BPBD Jakarta Lanjutkan Modifikasi Cuaca, Tiga Penerbangan Tabur Garam

Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 1,45 Lintang Selatan dan 134,24 Bujur Timur. Lokasi pusat gempa tercatat berada di laut, sekitar 10 kilometer di timur laut Ransiki.

Advertisement

BMKG menyampaikan informasi awal mengenai gempa tersebut melalui laporan resminya.

“Gempa (UPDATE) Mag:3.8, 11-Feb-26 09:05:53 WIB, Lok:1.45 LS, 134.24 BT (Pusat gempa berada di laut 10 km timur laut Ransiki), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) III Ransiki,” tulis BMKG dalam keterangannya dikutip Rabu (11/2/2026).

Meski getaran dirasakan masyarakat, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Situasi di wilayah Ransiki dilaporkan tetap kondusif, sementara warga mulai kembali beraktivitas seperti biasa setelah guncangan mereda.

Baca Juga :  Waspada El Nino, BMKG Prediksi Cuaca Lebih Kering Mulai Pertengahan Tahun

BMKG tetap mengingatkan masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Lembaga tersebut juga menegaskan bahwa data gempa yang disampaikan merupakan informasi awal yang mengutamakan kecepatan penyampaian.

“Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.***

Editor : Syafira

Sumber : iNews.id

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel