Cara Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak, Mudah dan Bisa Dilakukan dari Rumah

BPJS Kesehatan
Murni Nurani Atmawati mengakses layanan BPJS Kesehatan melalui aplikasi JKN Mobile (Dok. IDN Times/ Dhana Kencana)

TIMETODAY.ID, JAKARTA – BPJS Kesehatan merupakan program pemerintah yang dirancang untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Melalui program ini, peserta bisa mendapatkan akses layanan medis, mulai dari pemeriksaan dasar hingga perawatan lanjutan di fasilitas kesehatan.

Namun, manfaat tersebut hanya dapat digunakan jika status kepesertaan BPJS Kesehatan dalam keadaan aktif. Karena itu, mengecek status BPJS Kesehatan secara berkala menjadi langkah penting agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan.

Kabar baiknya, saat ini tersedia berbagai cara untuk mengecek status BPJS Kesehatan dengan mudah dan praktis, baik secara online maupun offline. Berikut panduan lengkapnya.

Advertisement

1. Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Lewat Aplikasi Mobile JKN

Aplikasi Mobile JKN menjadi cara paling praktis untuk mengecek status BPJS Kesehatan. Aplikasi ini dapat diunduh gratis melalui Google Play Store maupun App Store.

Langkah-langkahnya:

  • Unduh dan buka aplikasi Mobile JKN
  • Login menggunakan NIK, nomor kartu BPJS, atau nomor ponsel terdaftar
  • Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi terlebih dahulu
  • Pilih menu Info Peserta
  • Status kepesertaan, kelas perawatan, dan informasi iuran akan tampil

2. Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Lewat Chatbot PANDAWA

BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan Chatbot PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp) yang bisa diakses melalui nomor 0811-8165-165.

Baca Juga :  RSUD DR. KH. Idham Chalid Ciawi Raih Penghargaan FKRTL Berkomitmen Tahun 2026

Cara menggunakannya cukup mudah. Peserta hanya perlu mengirim pesan seperti “Cek status kepesertaan”, lalu mengikuti instruksi chatbot dengan mengisi data yang diminta. Dalam beberapa menit, informasi status BPJS Kesehatan bisa langsung diketahui.

3. Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Lewat Call Center

Bagi peserta yang mengalami kendala digital, pengecekan status juga bisa dilakukan melalui Call Center BPJS Kesehatan di nomor 165. Layanan ini tersedia 24 jam.

Pastikan menyiapkan data seperti NIK atau nomor kartu BPJS agar proses verifikasi berjalan cepat. Cara ini cocok bagi peserta yang ingin mendapatkan penjelasan langsung dari petugas.

4. Cek BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak Lewat Kantor Cabang

Peserta juga bisa datang langsung ke kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat. Cukup membawa KTP atau kartu BPJS Kesehatan, lalu petugas akan membantu pengecekan status kepesertaan.

Pastikan membawa dokumen lengkap agar proses verifikasi berjalan lancar.

5. Cara Cek BPJS Kesehatan PBI Aktif atau Tidak

BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan diverifikasi Kementerian Sosial.

Baca Juga :  Rupiah Menguat Tipis, Pasar Waspadai Tarif Baru AS 19 persen

Status kepesertaan BPJS PBI dapat dicek melalui:

  • Aplikasi Mobile JKN
  • Chatbot PANDAWA
  • Call Center 165
  • Kantor cabang BPJS Kesehatan

Pada dasarnya, langkah pengecekannya sama seperti peserta BPJS non-PBI.

Solusi Jika Status BPJS Kesehatan Tidak Aktif

Jika mendapati status BPJS Kesehatan tidak aktif, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

Mengetahui Penyebab Ketidakaktifan

Cek apakah status nonaktif disebabkan oleh tunggakan iuran, masalah data, atau kendala administratif lainnya.

Melunasi Tunggakan Iuran

Jika terdapat tunggakan, segera lakukan pembayaran melalui kanal resmi. Biasanya, status akan aktif kembali setelah pembayaran lunas.

Menghubungi Layanan Pelanggan

Apabila status belum berubah, peserta bisa menghubungi Call Center 165 atau layanan resmi BPJS Kesehatan.

Datang ke Kantor Cabang

Jika diperlukan, kunjungi kantor BPJS Kesehatan terdekat untuk penyelesaian administrasi secara langsung.

Manfaat Rutin Mengecek Status BPJS Kesehatan

Mengecek status BPJS Kesehatan secara berkala memiliki sejumlah manfaat, di antaranya:

  • Memastikan kepesertaan selalu aktif
  • Mengetahui tunggakan iuran sejak dini
  • Menghindari kendala administrasi saat berobat
  • Menjaga data kepesertaan tetap valid dan terbaru

Dengan status kepesertaan yang aktif, proses layanan kesehatan pun dapat berjalan lebih lancar kapan pun dibutuhkan. (MG4)

Editor : Salma

Sumber : idntimes.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel