Kelapa Sawit Disebut Tanaman Ajaib, Prabowo Tegaskan Perannya untuk Rakyat

Prabowo
Presiden Prabowo Subianto. Foto: YouTube Setpres

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyebut kelapa sawit sebagai miracle crop atau tanaman ajaib. Menurutnya, peran tanaman ini sangat strategis bagi Indonesia, baik dari sisi ekonomi maupun ketahanan energi nasional.

Dalam pidatonya di Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026), Prabowo menyinggung kritik yang kerap ia terima karena membahas kelapa sawit.

“Kenapa kelapa sawit bagi saya itu saya katakan miracle crop? It is miracle crop. Ada kelompok nyinyir, kenapa kelapa sawit? Loh Prabowo mau bikin kelapa sawit? Ya, untuk rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.

Advertisement

Menurutnya, kelapa sawit bukan sekadar sumber minyak goreng. Tanaman ini memiliki puluhan produk turunan yang digunakan dalam berbagai sektor, dari cat dinding, makanan, roti, hingga sabun. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa banyak pemimpin dunia meminta pasokan CPO (Crude Palm Oil) dari Indonesia.

Baca Juga :  AHY Belum "Pede" Maju di Pilpres 2024

“Karena kelapa sawit itu tidak hanya untuk minyak goreng. Saya ke dunia, keliling-keliling, hampir semua pemimpin negara minta ke saya. ‘Kami mohon Indonesia, tolonglah suplai kelapa sawit, CPO’. Saya ke Mesir, saya ke Pakistan, saya ke Rusia, Belarus, di mana-mana tolong kelapa sawit, tolong kelapa sawit. Artinya is very strategi komoditi,” kata Prabowo.

Tak hanya itu, Prabowo menekankan potensi kelapa sawit dalam mendukung ketahanan energi nasional. Dengan memanfaatkan minyak sawit sebagai bahan campuran solar, Indonesia bisa bebas dari impor bahan bakar.

“Tapi yang lebih utama dari kelapa sawit bisa bikin solar. Jadi kita nanti biodiesel, biosolar akan buat kita bebas dari ketergantungan luar. Yang mau pakai bensin terus silahkan, ya orang kaya bayar saja harga dunia, tapi rakyat kita bisa hidup dengan solar,” ujarnya.

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran Masih Berlangsung, Ribuan Kendaraan Belum Kembali ke Jakarta

Lebih jauh, ia menyoroti potensi kelapa sawit sebagai bahan baku avtur. Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan menjadi produsen avtur terbesar di dunia, bahkan limbah kelapa sawit seperti jelantah akan dimanfaatkan untuk produksi ini.

“Pesawat terbang avtur kita nanti produsen avtur yang terbesar di dunia. Bahkan saudara-saudara limbahnya kelapa sawit, jelantah itu bahan untuk avtur, sehingga maaf bangsa-bangsa lain, saya tutup, saya larang ekspor limbah kelapa sawit, ekspor jelantah. Harus untuk kepentingan untuk Indonesia dulu,” katanya.

Dengan strategi ini, Prabowo menegaskan bahwa kelapa sawit bukan hanya komoditas ekonomi, tetapi juga kunci swasembada energi nasional dan peluang bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama di pasar global.***

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel