TIMETODAY.ID, JAKARTA — Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) resmi menyetujui versi pil dari obat penurun berat badan populer, Wegovy. Obat ini menjadi pilihan harian pertama bagi penderita obesitas yang sebelumnya harus bergantung pada suntikan.
Pil Wegovy mengandung 25 mg semaglutide, bahan aktif yang sama dengan versi suntiknya. Berdasarkan hasil uji klinis, peserta yang mengonsumsi pil ini berhasil menurunkan rata-rata 13,6 persen dari total berat badan mereka dalam 15 bulan, hampir setara dengan versi suntik yang mencatat penurunan sekitar 15 persen.
Salah satu peserta uji klinis, Chris Mertens (35), dokter anak asal Wisconsin, berhasil menurunkan berat badan hingga 18 kilogram. Ia mengatakan obat harian ini efektif menekan nafsu makan sekaligus mengurangi obsesi terhadap makanan.
Selama ini, akses ke obat obesitas terhambat oleh harga suntikan yang tinggi, mencapai lebih dari 1.000 dolar AS per bulan. Kehadiran versi pil diharapkan menekan biaya sehingga lebih terjangkau.
Dosis awal pil Wegovy diperkirakan dijual sekitar 149 dolar AS per bulan melalui penyedia layanan tertentu, dengan informasi harga pasar luas akan diumumkan Januari 2026.
Pil ini harus dikonsumsi di pagi hari saat perut kosong dengan sedikit air, kemudian menunggu 30 menit sebelum makan atau minum lainnya agar tidak rusak oleh asam lambung.
Efek samping yang mungkin muncul meliputi mual dan diare. Para pakar menekankan hasil maksimal akan tercapai jika pil ini dikombinasikan dengan gaya hidup sehat.***
Editor : Syafira
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel





































