
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Melihat seseorang tiba-tiba tak sadarkan diri bisa menimbulkan kepanikan. Namun, mengenali tanda-tandanya dan mengetahui tindakan pertolongan pertama dapat membantu menyelamatkan nyawa sebelum tim medis tiba.
Tidak sadarkan diri merupakan kondisi darurat medis yang membuat seseorang kehilangan respons dan kesadaran terhadap lingkungan. Dalam banyak kasus, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah serius pada tubuh, mulai dari gangguan pernapasan, serangan jantung, hingga infeksi berat seperti sepsis.
Gejala Ketidaksadaran
Sebelum benar-benar kehilangan kesadaran, seseorang mungkin mengalami sejumlah keluhan seperti mual, pusing, sesak napas, atau nyeri dada. Ketika sudah tidak responsif, gejala yang biasanya muncul meliputi:
- Tampak seperti tertidur dan sulit dibangunkan
- Tidak merespons panggilan atau sentuhan
- Gerakan tubuh tidak disengaja, termasuk sentakan atau kejang
- Muntah
- Inkontinensia urine atau feses
- Gangguan pernapasan
Dalam kondisi tertentu, gejala ini dapat disertai tanda penyebabnya. Misalnya, seseorang yang tidak sadarkan diri akibat infeksi berat mungkin juga mengalami demam tinggi atau perubahan warna kulit.
Langkah Pertolongan Pertama
Saat menemukan seseorang tidak responsif, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memanggilnya dengan suara keras. Jika tidak merespons, cek kondisi sekitar dan pastikan tidak ada risiko cedera tambahan.
Jika orang tersebut bernapas dan tidak mengalami cedera, posisikan dalam keadaan berbaring dan angkat kaki sekitar 30 cm untuk membantu aliran darah. Longgarkan pakaian ketat seperti kerah atau ikat pinggang. Jika dalam satu menit tidak ada tanda perubahan, segera hubungi layanan darurat.
Periksa juga pernapasan dan denyut nadi. Bila tidak bernapas, segera lakukan CPR hingga bantuan medis datang.
Cara Membawa ke Posisi Pemulihan
Jika korban masih bernapas, posisikan tubuhnya ke posisi pemulihan untuk menjaga jalan napas tetap terbuka. Caranya:
- Berlutut di sisi korban
- Letakkan salah satu lengan membentuk sudut siku-siku
- Tempelkan punggung tangan lengan lainnya ke pipi
- Tekuk kaki terjauh dan tarik perlahan agar tubuh miring
- Miringkan kepala ke belakang dan angkat dagu untuk membuka jalur napas
Tetap awasi kondisinya hingga bantuan medis tiba.
CPR: Langkah Penting Saat Korban Tidak Bernapas
Jika korban tidak bernapas, CPR menjadi tindakan utama untuk mempertahankan sirkulasi darah. Tekan bagian tengah dada sebanyak 100–120 kali per menit dengan tekanan yang kuat dan ritmis. Lanjutkan hingga terlihat tanda-tanda pergerakan atau petugas tiba di lokasi.
Hal yang Perlu Dihindari
Beberapa tindakan justru dapat membahayakan korban, seperti:
- Meletakkan kepala di atas bantal
- Menyiram dengan air
- Membuatnya duduk paksa
- Membiarkan korban tanpa pengawasan
- Memberikan air minum
Menangani seseorang yang tidak sadarkan diri membutuhkan ketenangan dan langkah cepat. Memahami dasar pertolongan pertama bisa membuatmu lebih siap saat menghadapi keadaan darurat di sekitar. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel




































