Google Rilis Nano Banana Pro, Model AI Gambar Berbasis Gemini 3 Pro

Google
Nano Banana Pro. Foto: dok.google

TIMETODAY.ID, JAKARTA — Google kembali memperkuat posisinya di industri kecerdasan buatan dengan memperkenalkan Nano Banana Pro, model generatif terbaru untuk pembuatan dan penyuntingan gambar berbasis teknologi Gemini 3 Pro. Model ini hadir dengan peningkatan besar pada kualitas visual, pemahaman konteks, hingga ketepatan teks yang bisa langsung disematkan ke dalam gambar.

Peluncuran ini datang hanya beberapa hari setelah perilisan Gemini 3, yang turut mendorong saham Google menembus rekor tertinggi.

Kemampuan Teks Lebih Akurat dan Detail

Salah satu pembaruan paling signifikan terlihat pada kemampuan Nano Banana Pro merender teks dengan jauh lebih rapi dan akurat, baik untuk slogan pendek maupun paragraf panjang. Peningkatan ini menjadi lompatan besar dibanding generasi sebelumnya, Nano Banana yang berbasis Gemini 2.5 Flash Image.

Advertisement

Product Manager Google DeepMind, Naina Raisinghani, menyebut peningkatan ini terjadi berkat pemahaman konteks visual dan bahasa yang lebih kuat dari Gemini 3 Pro.

“Dengan Nano Banana Pro, Anda bisa membuat teks yang lebih detail dalam mockup atau poster, lengkap dengan variasi font, tekstur, dan gaya kaligrafi yang lebih kaya,” ujarnya melalui blog resmi Google.

Baca Juga :  Anker Perkenalkan THUS, Chip AI untuk Earbuds Pintar Generasi Baru

Serangkaian Fitur Baru

Google merancang Nano Banana Pro untuk menghasilkan komposisi visual yang lebih kompleks. Kreator kini dapat:

  • Menggabungkan hingga 14 gambar dalam satu kanvas
  • Mempertahankan konsistensi wajah hingga 5 orang
  • Mengubah sketsa menjadi tampilan produk
  • Mengonversi blueprint teknis menjadi visual 3D fotorealistik

Dengan kemampuan ini, proses kreatif dari konsep menuju gambar final menjadi lebih efisien.

Model ini juga hadir dengan studio-grade creative controls, termasuk:

  • Penyesuaian angle kamera
  • Pengaturan depth-of-field dan fokus
  • Color grading
  • Perubahan pencahayaan, misalnya siang ke malam
  • Localized editing
  • Output resolusi tinggi 2K dan 4K
  • Berbagai opsi rasio aspek untuk media sosial atau keperluan cetak

Fitur-fitur tersebut menyasar fotografer, desainer, pemasar, hingga pembuat film.

Visual Berbasis Pengetahuan Nyata

Berkat reasoning dan pengetahuan dunia dari Gemini 3 Pro, Nano Banana Pro mampu menghadirkan visual yang informatif dan akurat. Model ini dapat menghasilkan:

  • Infografis kontekstual
  • Diagram dari catatan pengguna
  • Visualisasi data nyata seperti cuaca atau skor pertandingan
  • Ilustrasi edukatif berbasis pengetahuan faktual
Baca Juga :  Indosat Ooredoo Hutchison Mencatat Pendapatan dan EBITDA Tumbuh Dua Digit di Tahun 2023

Integrasi dengan Google Search membuat hasil gambarnya semakin kaya dan relevan.

Cara Mengakses Nano Banana Pro

Google menyediakan dua pilihan model: Nano Banana original untuk penyuntingan cepat, dan Nano Banana Pro untuk komposisi tingkat lanjut.

Akses dibagi berdasarkan kategori pengguna:

Konsumen & Pelajar

  • Tersedia global melalui aplikasi Gemini lewat menu “Create images” dan model “Thinking”
  • Pengguna gratis mendapat kuota terbatas
  • Pelanggan Google AI Plus, Pro, dan Ultra mendapat kuota lebih besar
  • Hadir di AI Mode Google Search (AS) untuk pelanggan Pro dan Ultra
  • Tersedia global di NotebookLM untuk pengguna berbayar

Profesional

  • Diintegrasikan ke Google Ads, Google Slides, dan Vids untuk pelanggan Workspace

Developer & Enterprise

  • Hadir melalui Gemini API, Google AI Studio, dan Google Antigravity
  • Enterprise dapat menggunakan Nano Banana Pro melalui Vertex AI

Kreator

  • Dirilis untuk pengguna Google AI Ultra di Flow, alat pembuatan film AI untuk kontrol presisi frame dan scene

Editor : Syafira

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel