TIMETODAY.ID, JAKARTA — Penyanyi Sam Smith membuka kisah masa kecilnya yang tak banyak diketahui publik. Dalam wawancara bersama Penn Badgley di podcast Podcrushed, Sam mengaku pernah menjalani prosedur sedot lemak di usia 13 tahun karena menjadi korban bullying.
“Waktu remaja, dadaku besar seperti anak perempuan. Aku diejek dan tak diizinkan ikut berenang di sekolah,” tutur pelantun Stay With Me itu, Sabtu (8/11/2025).
Bullying itu ternyata sudah dialaminya sejak masih berusia delapan tahun. Sam bahkan pernah meminta ibunya untuk menyurati pihak sekolah agar ia dibebaskan dari pelajaran berenang.
“Nyaris mustahil bagiku ganti baju di ruang ganti sekolah karena mereka akan mengejekku,” katanya.
Tekanan itu membuat Sam memutuskan menjalani operasi sedot lemak di area dada. Keputusan besar itu ia ambil dengan dukungan penuh dari orang tuanya, yang tak tega melihat anak mereka terus menjadi sasaran olok-olok.
“Operasinya berhasil, tapi proses pemulihan cukup lama. Aku harus memakai perban di dada selama setahun,” kenang penyanyi berusia 33 tahun itu.
Kini, Sam Smith dikenal sebagai salah satu musisi paling vokal soal self-acceptance dan body positivity. Pengalamannya menjadi korban bullying di masa kecil justru mengajarkannya pentingnya mencintai diri sendiri — apa adanya.***
Editor : Syafira
Sumber : Okezone.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel








































