
TIMETODAY.ID, JAKARTA – Nama Cha Eun Woo kembali menjadi perbincangan publik meski tengah menjalani wajib militer. Namun kali ini, sorotan justru datang dari isu negatif. Member ASTRO tersebut dikabarkan terlibat dugaan penghindaran pajak melalui perusahaan cangkang yang disebut-sebut berkaitan dengan keluarganya.
Isu ini menambah daftar panjang skandal penggelapan pajak yang pernah menyeret nama sejumlah selebritas Korea Selatan. Meski demikian, tak semua kasus berujung pada pembuktian pelanggaran hukum. Berikut beberapa idol KPop yang pernah dikaitkan dengan isu serupa.
Cha Eun Woo (ASTRO)
Cha Eun Woo yang mulai menjalani wajib militer sejak 28 Juli 2025, disebut-sebut terlibat penghindaran pajak dengan nilai fantastis, mencapai lebih dari 20 miliar won. Dugaan ini muncul dari keberadaan perusahaan keluarga yang didirikan sang ibu, serta perusahaan bernama Cha’s Gallery yang mencatat Cha Eun Woo sebagai CEO.
Perusahaan tersebut beberapa kali berganti bentuk dan nama, hingga akhirnya dikenal sebagai The Annie. Kesamaan tujuan bisnis dan perubahan status perusahaan memicu spekulasi publik soal upaya pengurangan beban pajak. Meski menuai kritik tajam dari netizen, hingga kini isu tersebut masih menjadi perdebatan dan belum sepenuhnya terbukti secara hukum.
Lee Jun Ho (2PM)
Lee Jun Ho juga sempat terseret isu penghindaran pajak yang mencuat ke publik pada akhir 2024. Pemeriksaan pajak terhadapnya sebenarnya telah dilakukan sejak 2023 oleh Badan Pajak Regional Seoul, yang menyasar individu dengan kekayaan bersih tinggi.
Meski sempat menimbulkan kehebohan, dugaan tersebut akhirnya dinyatakan tidak terbukti. Masalah yang muncul disebut sebagai kesalahpahaman antara otoritas pajak dan konsultan pajak Lee Jun Ho. Kasus ini pun ditutup tanpa adanya pelanggaran hukum.
Rain
Pada 2014, Rain atau Jung Ji Hoon pernah dikaitkan dengan penyelidikan dugaan penghindaran pajak terkait pendapatannya dari aktivitas di China. Agensinya saat itu langsung membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa seluruh pelaporan pajak telah dilakukan sesuai aturan.
Belakangan diketahui, penyelidikan justru difokuskan pada perusahaan pihak ketiga yang mengelola aktivitas artis Korean Wave di luar negeri. Nama Rain dan beberapa artis lain ikut terseret karena keterkaitan kontrak dengan perusahaan tersebut, meski tidak terbukti bersalah.
Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa isu pajak kerap menjadi sorotan sensitif bagi figur publik. Meski sebagian besar berakhir tanpa vonis pelanggaran, reputasi para idol sempat terdampak. Dari sini, transparansi dan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan menjadi pelajaran penting bagi industri hiburan Korea Selatan. (MG4)
Editor : Salma
Sumber : idntimes.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel







































