Heboh Tuduhan Cabul terhadap Lee Yi-kyung, Pelaku Akui Gunakan Teknologi AI untuk Buat Konten Palsu

Lee Yi-kyun
Heboh Tuduhan Cabul terhadap Lee Yi-kyung, Pelaku Akui Gunakan Teknologi AI untuk Buat Konten Palsu ( foto: pinterest )

TIMETODAY.ID, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Seorang perempuan yang sebelumnya menuduh aktor sekaligus komedian Lee Yi-kyung melakukan percakapan cabul dengannya akhirnya mengaku bahwa semua unggahan yang beredar dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dalam dua unggahan di platform X (Twitter) pada Selasa (22/10), perempuan tersebut yang mengaku sebagai warga Jerman dan belajar bahasa Korea secara otodidak menyampaikan permintaan maaf atas tindakan yang telah mencemarkan nama baik sang aktor. Akun miliknya kini telah dihapus.

“Halo orang-orang Korea, seperti yang kalian tahu, saya baru-baru ini mengunggah banyak foto tentang aktor Lee Yi-kyung. Saya tidak menyangka unggahan yang awalnya hanya sebuah candaan bisa mendapat perhatian sebesar ini,” tulisnya.

Advertisement

“Namun seiring saya terus menulis dan menggunakan foto buatan AI, saya mulai merasa semuanya tampak semakin nyata,” lanjutnya.

Baca Juga :  Progres 81,65 Persen, Tol Jakarta–Cikampek II Selatan Paket 2A Ditarget Rampung September 2026

Dalam unggahan berikutnya, ia mengaku menyesal dan siap bertanggung jawab.

“Saya benar-benar meminta maaf karena telah menyebarkan rumor jahat tentang aktor Lee Yi-kyung. Apa yang bermula dari rasa kagum seorang penggemar berubah menjadi keterlibatan emosional yang berlebihan,” tulisnya lagi.

Kasus ini berawal ketika perempuan tersebut mengklaim lewat blog pribadinya bahwa ia menjalin komunikasi dengan Lee Yi-kyung (36), yang dikenal lewat perannya dalam drama populer Marry My Husband (2024). Ia bahkan membagikan tangkapan layar percakapan yang berisi pesan-pesan cabul dan permintaan foto tubuh, yang kemudian viral di media sosial.

Meskipun unggahan itu sudah dihapus, tangkapan layarnya sempat beredar luas dan memicu spekulasi di kalangan warganet.

Agensi Sangyoung Entertainment selaku perwakilan resmi Lee Yi-kyung segera membantah tuduhan tersebut dan menegaskan akan menempuh jalur hukum. Media Korea juga melaporkan bahwa agensi sempat menerima konten serupa dari perempuan yang sama beberapa bulan lalu, disertai permintaan uang. Ia kemudian menarik kembali klaimnya dan mengaku bahwa seluruh cerita adalah rekayasa.

Baca Juga :  Ancaman Mendesak? Menlu AS Beberkan Awal Mula Serangan ke Iran

Dalam pengakuan lanjutan, perempuan itu menulis bahwa ia melakukan tindakan tersebut karena mengalami kesulitan finansial, dan mengaku sempat “terjebak” dalam fantasi yang ia ciptakan sendiri menggunakan gambar hasil AI.

Meski demikian, sehari sebelum permintaan maaf itu, akun yang sama sempat menegaskan bahwa tuduhannya benar. Ia mengaku hanya menarik pernyataannya karena takut digugat.

Kasus ini menjadi peringatan penting di era digital, ketika teknologi AI semakin mudah digunakan untuk memalsukan gambar dan percakapan, hingga bisa merusak reputasi seseorang. Banyak warganet menyoroti pentingnya etika penggunaan AI dan verifikasi informasi sebelum mempercayai konten yang beredar di dunia maya. (MG4)

 

 

Editor : Salma

Sumber : tabloidbintang.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel