TIMETODAY.ID — Di balik senyumnya yang memesona dan gelar kecantikan yang sempat membanggakan Brasil, Luana Nadejda Jaime kini tengah menjadi simbol kegelisahan publik.
Mantan Miss Goias ini bukan lagi tampil di atas panggung kontes, melainkan di halaman pencarian internasional. Ia diduga melakukan malpraktik medis serius, yang membuatnya kini diburu oleh Interpol.
Kisah tragis ini bermula dari sebuah klinik estetika di Aparecida de Goiania, negara bagian Goias, Brasil. Di sanalah Luana, yang mengklaim diri sebagai perawat, menjalankan prosedur pembesaran penis dengan menggunakan suntikan dermal filler—sebuah praktik yang seharusnya hanya dilakukan oleh profesional medis bersertifikat.
Seorang pria, salah satu pasien Luana, melaporkan pengalaman traumatisnya. Alih-alih mendapatkan kepercayaan diri, ia justru kehilangan fungsi ereksi secara permanen.
“Pasien ini melaporkan bahwa ia tidak dapat lagi mendapatkan ereksi setelah menjalani prosedur di klinik tersebut,” ungkap pihak kepolisian seperti dikutip dari Mirror.
Dan korban itu bukan satu-satunya. Empat pria lain ikut bersuara, mengaku mengalami komplikasi serius setelah menjalani prosedur serupa. Beberapa bahkan harus mendapatkan penanganan darurat.
Investigasi polisi kemudian mengungkap fakta mengejutkan: Luana dan rekannya, Maria Silvania Ribeiro da Silva, sama sekali tidak memiliki izin medis. Mereka menjual mimpi—dengan risiko yang mematikan.
“Baik Luana maupun Maria tidak pernah terdaftar sebagai tenaga keperawatan profesional ataupun memiliki sertifikasi dalam bidang estetika,” tegas Kepala Kepolisian Kota Goias, Deborah Melo.
Saat kabar penangkapan mulai menyebar, Luana menghilang. Polisi yakin ia melarikan diri ke Eropa. Interpol kini telah mengeluarkan surat penangkapan internasional, namun jejaknya masih buram. Sementara itu, Maria—pasangan sekaligus rekan bisnis Luana—berhasil diamankan dalam penggerebekan pada 20 Maret lalu.
Kasus ini menjadi alarm keras di tengah maraknya klinik-klinik estetika ilegal yang menjamur tak hanya di Brasil, tapi juga di banyak negara berkembang lainnya. Kecantikan dan kepercayaan diri seharusnya dibangun melalui proses yang aman, bukan janji instan yang berujung petaka.
Kini, dari seorang ratu kecantikan menjadi buronan internasional, nama Luana Nadejda Jaime menjadi bukti bahwa glamor bisa berubah menjadi tragedi dalam sekejap—ketika kepercayaan disalahgunakan, dan mimpi dijadikan alat eksploitasi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau via whatsapp timetoday wa channel





































